Ciputra Medical Center

(021) 2988 8137 / +62 780 3321 2250
Operasional: Senin–Sabtu, 08:30–20:30 WIB | KLIK PETA

  • Home
  • About Us
  • Dokter
    • Poliklinik Jantung
    • Nice Dental Care Clinic
    • Mind and Behaviour Clinic
    • Poliklinik Akupunktur
    • Gizi Klinik
    • Poliklinik Okupasi
    • Dokter Umum
    • Sport Injury Clinic
    • THT
  • Services
    • Akupunktur Medik
    • Dokter Umum / Spesialis
    • Jantung
    • Klinik Kecantikan T Wave
    • Klinik Gizi
    • Medical Check Up (Health Screening))
    • Mind & Behaviour Clinic
      • Brain Mapping
      • Neurofeedback Therapy
    • NDC Aesthetic Dental Clinic
    • Occupational Health Clinic
    • Sport Injury Clinic
    • Terapi Wicara
  • Medical Support
    • Laboratory
    • Audiometri
    • USG
    • Treadmill
    • Spirometri
    • EKG
    • Radiology
  • Artikel
BUAT JANJI
  • Home
  • News
  • kesehatan
  • Pemeriksaan Psikiatri: Diagnosis dan Pengobatan
Friday, 23 September 2022 / Published in kesehatan

Pemeriksaan Psikiatri: Diagnosis dan Pengobatan

Psikiatri adalah cabang kedokteran yang menangani gangguan kesehatan jiwa melalui wawancara, observasi, dan tes penunjang. Pemeriksaan psikiatri meliputi masalah seperti depresi, kecemasan, skizofrenia, gangguan bipolar, hingga gangguan tidur.

pemeriksaan psikiatri

Psikiater berspesialisasi dalam menangani kesehatan mental termasuk penyalahgunaan obat terlarang.

Psikiatri merupakan cabang kedokteran yang berfokus pada diagnosis, pengobatan, dan pencegahan gangguan mental, emosional, dan perilaku. Orang yang mendalami ilmu di bidang psikiatri biasa disebut psikiater. Psikiater merupakan dokter spesialis kedokteran jiwa (SpKJ).

Psikiater berspesialisasi dalam menangani kesehatan mental termasuk gangguan yang terjadi akibat penggunaan zat terlarang. Orang biasanya mencari bantuan psikiater karena berbagai kondisi, seperti rasa cemas berlebihan, panik, putus asa, halusinasi, hingga memiliki pikiran untuk bunuh diri. Psikiater dapat mendiagnosis dan mengobati kondisi ini.

Perlu diketahui, terdapat perbedaan psikolog dan psikiater. Psikiater adalah dokter yang dapat meresepkan obat dan memberikan perawatan medis, sedangkan psikolog fokus pada terapi psikologis atau konseling tanpa memberikan resep obat.

Daftar Isi

Toggle
  • Perbedaan Psikiater dan Psikolog
  • Jenis Pemeriksaan Psikiatri
    • 1. Pemeriksaan Secara Klinis
    • 2. Psikoterapi
    • 3. Pengobatan
  • Kondisi yang Diobati oleh Psikiater
  • Pendidikan untuk Menjadi Psikiater

Perbedaan Psikiater dan Psikolog

Psikiater adalah dokter spesialis yang menangani masalah kesehatan jiwa, mulai dari mendiagnosis hingga memberikan pengobatan. Mereka bisa meresepkan obat dan melakukan perawatan medis sesuai kebutuhan pasien.

Psikolog biasanya memiliki gelar doktor di bidang psikologi klinis dan terlatih dalam penelitian atau praktik klinis. Mereka membantu mengatasi masalah kesehatan mental melalui psikoterapi atau konseling, tetapi tidak dapat meresepkan obat.

Secara umum, psikiater lebih sering menangani kasus yang rumit dan memerlukan obat atau perawatan medis. Psikologi mempelajari pikiran, emosi, dan perilaku, sedangkan psikiatri adalah cabang kedokteran yang fokus pada diagnosis dan pengobatan gangguan mental.

Baca Juga: Mengenali dan Mengatasi Gangguan Mental pada Anak

Jenis Pemeriksaan Psikiatri

Pemeriksaan psikiatri dapat dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan secara umum hingga berbagai terapi. Pendekatan yang dilakukan tergantung pada kondisi pasien, apakah gawat darurat atau memerlukan penanganan khusus.

Adapun pemeriksaan psikiatri meliputi:

1. Pemeriksaan Secara Klinis

Bidang psikiatri menggunakan berbagai bentuk perawatan, seperti obat-obatan, laboratorium, dan perawatan khusus, seperti terapi elektrokonvulsif atau ECT. Terapi elektrokonvulsif (ECT) merupakan perawatan medis yang melibatkan arus listrik ke otak biasanya sering digunakan untuk mengobati depresi berat yang belum diimbangi dengan perawatan lain.

Jenis perawatan yang diberikan tergantung pada kebutuhan masing-masing pasien. Sementara jenis terapi baru juga digunakan untuk mengobati beberapa gangguan mental, seperti simulasi otak dalam, stimulasi saraf vagus, dan stimulasi magnetik transkranial. Bahkan terapi cahaya juga digunakan untuk mengobati depresi.

2. Psikoterapi

Selain perawatan secara klinis, psikiater juga mengombinasikan dengan wawancara. Psikoterapi atau merupakan perawatan yang melibatkan hubungan komunikasi antara terapis dan pasien.

Terapi ini dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam gangguan mental dan kesulitan emosional. Tujuan psikoterapi untuk menghilangkan atau mengendalikan gejala yang mengganggu pasien sehingga dapat pulih kembali.

Perawatan ini mungkin hanya memakan waktu beberapa sesi selama satu atau dua minggu atau mungkin bertahun-tahun tergantung pada tingkat masalah yang pasien alami. Psikoterapi dapat dilakukan secara individu atau kelompok.

Bentuk psikoterapi pun bermacam-macam di antaranya:

  • Psikoterapi yang bermanfaat untuk mengubah perilaku atau pola pikir.
  • Psikoterapi yang membantu untuk mengeksplorasi pengalaman di masa lalu.
  • Psikoterapi yang membantu untuk memecahkan masalah lain dengan cara khusus.

Sementara terapi perilaku kognitif merupakan terapi yang fokus pada pemecahan masalah. Sementara psikoanalisis adalah bentuk intensif psikoterapi individu yang membutuhkan sesi yang sering selama beberapa tahun.

3. Pengobatan

Psikiater dapat meresepkan obat yang juga dikombinasikan dengan psikoterapi. Setelah menyelesaikan evaluasi menyeluruh, psikiater dapat meresepkan obat untuk membantu mengobati gangguan mental.

Mekanisme dari obat secara menguntungkan dapat mengurangi beberapa gejala gangguan kejiwaan. Pasien yang menjalani perawatan pengobatan jangka panjang sebaiknya bertemu dengan psikiater secara berkala untuk mengawasi efektivitas obat dan potensi efek sampingnya.

Adapun obat-obatan yang biasa digunakan meliputi:

  • Antidepresan: digunakan untuk mengobati depresi, gangguan panik, PTSD, kecemasan, gangguan obsesif-kompulsif, gangguan kepribadian, gangguan makan
  • Obat antipsikotik: digunakan untuk mengobati gejala psikotik (halusinasi, delusi, bipolar, skizofrenia)
  • Obat penenang dan anxiolytics: digunakan untuk mengobati kecemasan dan insomnia
  • Obat golongan hipnotik: digunakan untuk menginduksi dan mempertahankan tidur
  • Penstabil suasana hati: digunakan untuk mengobati gangguan bipolar
  • Stimulan: digunakan untuk mengobati ADHD

Baca Juga: Pertanyaan Psikologi untuk Mengetahui Karakter Seseorang, Apa Saja?

Kondisi yang Diobati oleh Psikiater

Kesehatan mental merupakan bagian penting dari kualitas hidup seseorang, dan psikiater memiliki peran besar dalam membantu mereka yang mengalaminya. Psikiater tidak hanya mendiagnosis, tetapi juga memberikan pengobatan yang sesuai, baik melalui obat-obatan maupun terapi, agar pasien dapat kembali beraktivitas dan menjalani hidup dengan lebih baik.

Beberapa kondisi yang biasanya ditangani oleh psikiater meliputi:

  • Anxiety dan serangan panik
  • Fobia
  • Obsessive compulsive disorder (OCD)
  • Post-traumatic stress disorder (PTSD)
  • Gangguan kepribadian
  • Skizofrenia
  • Depresi dan gangguan bipolar
  • Demensia dan penyakit Alzheimer
  • Gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia
  • Gangguan tidur seperti insomnia
  • Kecanduan, termasuk penyalahgunaan obat atau alkohol

Selain itu, terapi psikiater juga dapat memberikan dukungan psikologis bagi orang yang menderita penyakit fisik jangka panjang, nyeri kronis, atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan, sehingga mereka bisa lebih kuat secara mental dalam menghadapi kondisi tersebut.

Pendidikan untuk Menjadi Psikiater

Seorang psikiater perlu menyelesaikan sekolah kedokteran dan mengikuti ujian tertulis untuk dapat praktik kedokteran. Setelah melakukan pelatihan residensi, psikiater setidaknya menghabiskan 3 tahun untuk mempelajari diagnosis dan perawatan kesehatan mental termasuk berbagai bentuk psikoterapi dan penggunaan obat-obatan serta perawatan lainnya.

Beberapa psikiater juga menyelesaikan pelatihan khusus tambahan setelah 4 tahun pelatihan psikiatri umum, mereka dapat disertifikasi dalam berbagai macam spesialisasi meliputi:

  • Psikiatri anak dan remaja
  • Psikiatri geriatri
  • Psikiatri forensik (hukum)
  • Psikiatri kecanduan

Baca Juga: Kapan Harus ke Psikiater dan Psikolog?

Jika mengalami masalah mental, Anda tidak boleh mengabaikannya begitu saja. Cobalah mencari bantuan dari orang terdekat agar mendapatkan dukungan dan memperkuat mental dalam menghadapi masalah.

Anda juga bisa berkonsultasi dengan psikolog di Ciputra Medical Center untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Ciputra Medical Center memiliki layanan Mind and Behaviour Clinic untuk mengatasi masalah cyberbullying yang terjadi. 

Psikolog dapat mendampingi Anda sebagai korban cyberbullying melalui konseling dan terapi sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Mari percayakan kesehatan Anda dan keluarga di Ciputra Medical Center! 

Telah direview oleh dr. Valda Garcia

Source:

  • Cleveland Clinic. Psychiatrist. Agustus 2025.
  • NHS. Psychiatry. Agustus 2025.

Tim Konten Medis
Diperbarui pada 15 August 2025

Artikel Terkait

  • klinik psikiatri
    Mengenal Klinik Psikiatri Ciputra Medical Center di Jakarta
  • mati rasa emosional
    Apa Itu Mati Rasa atau Emotional Numbness dalam Psikologi?
  • cara mencegah bullying
    Ini 10 Cara Mencegah Bullying di Sekolah Menurut Psikolog
  • konsultasi psikologi pernikahan
    Konsultasi Psikologi Pernikahan Bantu Atasi Konflik
Tagged under: Kesehatan Mental

Artikel Terkait

  • klinik psikiatri
    Mengenal Klinik Psikiatri Ciputra Medical Center di Jakarta
  • mati rasa emosional
    Apa Itu Mati Rasa atau Emotional Numbness dalam Psikologi?
  • cara mencegah bullying
    Ini 10 Cara Mencegah Bullying di Sekolah Menurut Psikolog
  • konsultasi psikologi pernikahan
    Konsultasi Psikologi Pernikahan Bantu Atasi Konflik

LOKASI PETA

ALAMAT

Lotte Shopping Avenue Lt. 5 Ciputra World 1 Jakarta.

Karir

Hasil MCU Online

AKSES

Lift lobby Mega Kuningan langsung ke lt 5. Di atas Food Avenue, dan eskalator dekat XL Center.

CONTACT US

* (021) 2988 8137

* +62 780 3321 2250 (Whatsapp Only)

Reservasi Pasien

FOLLOW US

  • Instagram
  • Facebook
© 2024 Ciputra Medical Center | All rights reserved.
TOP