Tes Psikologi Anak Penting Dilakukan!

Orang tua mana yang tidak ingin anaknya cerdas dan pertumbuhannya sesuai usia? Tentu semua orang tua ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Nah, untuk mengetahui perkembangan dan kemampuan anak ada beberapa tes psikologi anak yang bisa Anda temui diantaranya sebagai berikut.

 

Tes Psikologi Anak Penting Dilakukan!
Tes psikologi anak penting dilakukan untuk mengetahui perkembangan dan kemampuan anak.

 

Tes Psikologi Anak Usia Dini

Test psikologi anak usia dini adalah rangkaian test yang diberikan kepada anak prasekolah untuk mengukur kemampuan dan minat anak. Seperti kita ketahui, setiap anak memiliki kepribadian yang berbeda. Orang tua biasanya mengajak anak untuk melakukan test psikologi anak pra sekolah untuk mengukur beberapa kemampuan antara lain:

1. Kecerdasan Umum IQ

Kecerdasan umum adalah kemampuan yang dimiliki seorang anak untuk bertindak, memecahkan masalah, berpikir, bertindak menghadapi sesuatu dengan logika secara efektif untuk beradaptasi di lingkungan.

 

2. Kemampuan Wicara

Kemampuan wicara pada anak perlu dipastikan apakah anak sudah bisa berbicara jelas dan sesuai dengan usianya? Kemampuan bicara yang tidak optimal akan mempengaruhi proses belajar. Anak tidak bisa menyerap materi yang diberikan guru di sekolah.

 

3. Koordinasi Sensomotorik

Koordinasi sensomotorik adalah keterampilan motorik yang dimiliki anak baik motorik halus atau pun kasar. Motorik halus adalah keterampilan fisik pada anak yang melibatkan otot kecil, seperti menulis, menyusun balok, dan seterusnya. Sedangkan motorik kasar adalah gerakan yang memerlukan kordinasi otot-otot besar seperti, berlalri, duduk, dan menendang.

 

4. Kematangan Emosi

Kematangan emosi adalah keampuan pada anak dalam memberikan respon emosi terhadap lingkungan.

  • Presepsi Visual
  • Daya Ingat
  • Konsentrasi
  • Hubungan Sosial

 

Setelah mengikuti tes psikologi anak, diharapkan orang tua lebih bijaksana saat menyikapi hasil tes. Pasalnya test psikologi anak usia dini hanya melihat kecendrungan arah minat. Anak usia pra sekolah memiliki suasana hati yang berubah-ubah. Jadi, hasil test tidak bisa dijadikan acuan 100%. Biasanya psikolog akan menyarankan orang tua untuk lebih banyak bereksplorasi dan mengenalkan serangkaian kegiatan pada anak. Jadi, tes psikolog tadi dapat ditinjaklanjuti untuk perkembangan anak. Jangan lupa ikuti saran yang diberikan oleh psikolog untuk kemajuan diri anak. Biasanya psikolog akan meminta orang tua mengevaluasi untuk melihat ada/tidaknya perubahan. Biasanya akan terlihat sejak 6 bulan setelah assessment.

 

Tes Psikologi Anak Indigo

Istilah indigo muncul merujuk pada aura yang dimiliki anak berwarna keunguan. Selain itu, anak juga memiliki ketajaman indra keenam. Nah, bagaimana sih mendeteksi kemampuan anak indigo? Apakah harus mengikuti tes psikologi anak indigo? Sebenarnya secara psikologis sudah bisa dideteksi pada usia 3 tahun. Ada beberapa cara untuk memastikan anak Anda benar indigo atau tidak dengan cara berikut.

 

1. Pemeriksaan atau Tes Kecerdasan

Tes psikologi anak indigo dengan cara mengukur tingkat kecerdasan anak. Biasanya anak indigo memiliki kecerdasan tinggi bahkan melebihi kecerdasan anak-anak pada umumnya. Anak bisa dikatakan indigo bila kecerdasannya melebihi 130 poin.

 

2. Pemeriksaan Aura

Energi elektromagnetik yang berputar mengelilingi tubuh biasa disebut sebagai aura. Aura anak indigo berwarna keunguan yang mewakili kondisi mental spiritual. Anda bisa mengajak anak untuk melakukan pemeriksaan Aura Video Station atau ESP (Extra Sensory Preception). Nah, melalui alat tersebut akan tergambar aneka warna yang beragam dan dapat dilihat langsung.

 

3. Perbandingan dengan Realitas

Anda bisa memastikan langsung kondisi anak saat di lapangan. Anak indigo kerap dianggap halusinasi karena bisa melihat sosok gaib. Saat itu juga, Anda bisa memastikan kebenarannya dengan realitas di lapangan. Kemampuan lainnya bisa melihat/meramalkan masa depan. Jika semua perkataannya benar terjadi maka bisa dipastikan anak tersebut indigo.

 

tes psikologi anak
Umumnya hasil tes psikologi anak akan berubah karena karena perkembangan usia, pengalaman, dan proses belajar.

Tes Psikologi Anak Autis

Autisme adalah gangguan pada saraf yang dapat mempengaruhi perkembangan seseorang. Tes psikologi anak autis perlu dilakukan sebelum dokter memberikan diagnosis. Diantaranya ialah sebagai berikut.

 

1. Skrining Perkembangan

Pada tes ini bisa dikatakan sebagai tes autisme singkat. Tujuannya untuk menguji apakah anak benar mengalami keterlambatan perkembangan? Lalu, dokter akan bebicara pada orang tua terkait perkembangan anak dan tak jarang ia juga akan mengajak anak bermain. Hal ini dilakukan untuk mengetahui cara bereaksi, belajar, berbicara, bergerak, berperilaku, dan berinteraksi dengan orang lain.

 

2. Penilaian Fisik

Penilaian fisik dilakukan untuk memastikan semua perkembangan dalam keadaan normal. Mulai dari tinggi, berat badan, dan lingkar kepala menjadi penilaian dokter. Selain itu tes pendengaran juga tidak luput dari pemeriksaan. Dokter juga akan memriksa terkait dengan masalah pendengaran dan keterlambatan perkembangan termasuk kemampuan bahasa.

 

3. Penilaian Perilaku

Dokter akan mengulas riwayat kesehatan anak. Lalu, dokter akan memberikan pertanyaan terkait perkembangan anak. Misalnya bagaimana anak tersebut meminta sesuatu apakah menunjuk atau diam saja? Biasanya seorang anak autisme akan diam saja dan tak menunjuk apapun saat menginginkan sesuatu. Lalu dokter akan melakukan penilaian perilaku dengan panduan diagnostik yang mungkinsesuai dengan gejala autisme.

 

4. Tes Laboratorium

Selanjutnya tes autisme lewat laboratorium digunakan untuk menentukan masalah fisik yang menyebabkan anak autisme. Nantinya akan dilakukan tes DNA (genetik). Lalu, tes timbal (logam beracun) untuk mengukur jumlah timbal dalam darah anak. Jadi, logam beracun ini dapat menyebabkan kerusakan otak. Pindai (scan) MRI bisa dilakukan untuk menunjukkan gambar detail otak. Analisis kromosom dilakukan jika dicurigai memiliki kelinan mental di bawah rata-rata. Diagnosis autisme setiap orang bermacam-macam dari satu orang ke orang lainnya. Oleh karena itu, konsultasikan kepada dokter untuk mendeteksi apa yang dialami anak benar autisme atau bukan.

 

Persiapan Konsultasi Psikologi Anak

Sebelum melakukan konsultasi pada psikolog, ada baiknya orang tua memerlukan persiapan terlebih dahulu. Pastikan permasalahan yang ditemui pada anak. Misalnya, kapan masalah psikologis anak muncul, faktor pemicu, bahkan riwayat tumbuh kembang anak dan riwayat kehamilan. Jika diperlukan orang di luar keluarga seperti, pengasuh, guru, tetangga bisa dilibatkan saat sesi konsultasi psikologi anak untuk memberikan informasi terkait kondisi psikologis anak.

 

Prosedur Konsultasi Psikologi Anak

Saat memutuskan untuk konsultasi seputar kesehatan mental anak ada beberapa prosedur yang perlu dilakukan. Hal utama yang dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung pada anak. Selain orang tua dan anak, orang di luar keluarga juga dilibatkan untuk memberikan informasi terkait psikologi anak. Prosedur wawancara yang dilakukan antara lain sebagai berikut.

 

  • Wawancara terkait perkembangan anak sejak lahir.
  • Riwayat pertumbuhan anak, seperti tinggi badan, berat badan, lingkar kepala sesuai dengan usianya.
  • Gejala gangguan mental pada anak.
  • Masalah psikis yang diderita pada anak.
  • Kondisi psikis orang tua, keluarga dekat.
  • Riwayat medis dan pengobatan yang pernah dijalani.
  • Hubungan anak dengan keluarga dan lingkungan.

 

Itulah serba-serbi terkait tes psikologi anak. Sebagai orang tua perlu mengetahui karakter dan perkembangan setiap anak. Dengan demikian, Anda lebih mudah mengetahui minat dan bakat, serta membantu dalam pola asuh anak.

 

Telah direview oleh dr. Edwin Halim

Source: