Vitamin D untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda? Tubuh manusia dapat menghasilkan vitamin D dari sinar matahari yang diserap kulit. Namun, seseorang dapat meningkatkan asupan vitamin D dari makanan dan suplemen tertentu. Mungkin masih banyak orang yang mengira manfaat vitamin D hanya untuk kesehatan tulang saja. Padahal lebih dari itu, manfaat vitamin D untuk tubuh memiliki banyak peran. Yuk kenali fungsi vitamin D lebih dalam lewat ulasan berikut!

Vitamin D untuk

Vitamin D mampu dibuat oleh tubuh manusia melalui sinar matahari yang diserap kulit.

Mengapa Vitamin D Penting untuk Tubuh?

Seperti kita ketahui, tubuh manusia bisa menghasilkan vitamin D sebagai respons terhadap paparan sinar matahari. Terlepas dari namanya vitamin. Sebenarnya vitamin D bukanlah semata-mata vitamin melainkan disebut sebagai pro-hormon. Vitamin merupakan nutrisi yang didapat dari makanan karena tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. Sedangkan vitamin D mampu dibuat oleh tubuh manusia melalui sinar matahari yang diserap kulit.

Kenapa tubuh memerlukan vitamin D? Tubuh perlu mendapatkan vitamin D untuk menyerap kalsium dan meningkatkan pertumbuhan tulang. Jika terlalu sedikit mendapatkan vitamin D, maka menyebabkan tulang lunak (rakitis) pada anak-anak dan tulang rapuh dan cacat (osteomalasia) pada orang dewasa. Anda juga memerlukan vitamin D untuk kesehatan fungsi tubuh yang lain. Bahkan kekurangan vitamin D dapat dikaitkan dengan kanker payudara, kanker prostat, kanker usus besar, penyakit jantung, dan penyakit lainnya.

Baca Juga: Manfaat Vitamin C untuk Kesehatan Tubuh dan Kulit

Manfaat Vitamin D

Berdasarkan penelitian, manfaat vitamin D memiliki banyak peran terhadap kesehatan tubuh. Penting untuk mencukupi kebutuhan vitamin D. Selain menjaga kesehatan tulang dan gigi, vitamin D bermanfaat mengurangi risiko sejumlah penyakit di antaranya:

  • Mendukung kesehatan kekebalan, otak, dan sistem saraf
  • Mengatur kadar insulin dan terhindari dari risiko diabetes
  • Mendukung fungsi paru-paru dan kesehatan jantung
  • Memengaruhi perkembangan kanker

Selain manfaat di atas, baca lebih detail peran lain vitamin D diantaranya sebagai berikut.

  1. Memperkuat Tulang yang Sehat
    Seperti kita ketahui, vitamin D memainkan peran penting sebagai sumber kalsium dan memelihara kadar fosfor dalam darah. Pada tubuh manusia kadar fosor terbesar terdapat di tulang. Faktor inilah yang penting untuk menjaga kesehatan tulang. Seseorang membutuhkan vitamin D untuk memungkinkan usus menstimulasi dan menyerap kalsium sehingga mendapatkan kembali kalsium yang dikeluarkan oleh ginjal. Jika tulang kita sehat tentu akan terhindar dari berbagai penyakit tulang, seperti rakitis, osteomalasia, dan osteoporosis.
  2. Mengurangi Risiko Flu
    Menurut sebuah tinjauan tahun 2018 menunjukkan beberapa penelitian menemukan vitamin D memiliki peran penting melindungi tubuh terhdap virus influenza. Namun, pada penelitian lain vitamin D tidak memiliki efek ini unutk mengurangi risiko flu. Dengan demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi efek perlindungan vitamin D pada flu.
  3. Bayi yang Sehat
    Menurut American Academy of Allergy Asthma and Immunology (AAAAI) menunjukkan bahwa vitamin D mampu meurunkan risiko alergi pada anak. Selain itu, vitamin D meningkatkan efek anti-inflamasi atau antiradang bagi penderita asma.
  4. Kehamilan yang Sehat
    Lalu, bagaimana bila ibu hamil yang kekurangan vitamin D? Wanita hamil tersebut mungkin memiliki risiko lebih besar terkena preeklamsia dan melahirkan prematur. Selain itu berisiko juga terkena, diabetes gestasional dan vaginosis bakterialis. Manfaat lain vitamin D bagi wanita hamil, mendukung tumbuh kembang janin termasuk tulang dan giginya.
Vitamin D untuk

Manfaat lain vitamin D bagi wanita hamil mendukung tumbuh kembang janin termasuk tulang dan giginya.

Sumber Vitamin D Secara Alami

Anda bisa mendapatkan vitami D secara alami. Ada pun sumber vitamin D yang dapat Anda temukan meliputi:

  1. Sinar Matahari
    Anda bisa mendapatkan vitamin D dari matahari. Tubuh akan bekerja menghasilkan vitamin D dengan menyerapnya melalui kulit. Anda dapat berjemur di waktu yang efektif, yaitu jam 11.00 pagi-13.00 siang selama 10-15 menit. Meskipun sinar matahari di jam ini sangat terik, justru paparan ultraviolet B (UVB) lebih maksimal, sehingga Anda tidak perlul berjemur lama-lama. Sinar UVB inilah yang dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan kadar vitamin D.
  2. Makanan
    Selain dibentuk pleh tubuh, vitamin D juga dapat ditemukan dari berbagai macam makanan, seperti ikan, telur, hati sapi, dan yogurt. Makanan yang mengandung vitamin D antara lain:
  • Ikan salmon
  • Sarden
  • Kuning telur
  • Udang
  • Susu (diperkuat vitamin D)
  • Sereal (diperkuat vitamin D)
  • Yogurt (diperkaya vitamin D)

Sulit untuk mendapatkan cukup vitamin D setiap hari melalui paparan sinar matahari dan makanan saja, Anda dapat juga mengonsumsi suplemen vitamin D untuk melengkapinya. Namun, bicarakan terlebih dahulu dengan dokter memungkinkan tidaknya untuk mengonsumsi supkemen tambahan.

Baca Juga: Sumber Vitamin E untuk Kesehatan Tubuh

Rekomendasi Vitamin D Harian

Dilansir dari Healthline, rekomendasi dosis baru vitamin D harian berdasarkan jenis pengukuran standar obat dan vitamin secara internasional sebagai berikut:

  • Anak-anak dan remaja: 600 IU
  • Dewasa sampai usia 70: 600 IU
  • Dewasa di atas usia 70: 800 IU
  • Wanita hamil atau menyusui: 600 IU

Kini, Anda sudah mengetahui manfaat vitamin D tidak sekadar untuk kesehatan tulang dan gigi saja, tetapi berguna juga untuk kesehatan tubuh lainnya. Jika seseorang memiliki kadar vitamin D yang rendah dapat berisiko terkena multiple sclerosis dan berbagai penyakit autoimun seperti psoriasis, radang usus, artritis, penyakit tiroid. Pasalnya vitamin D meemngaruhi imunitas seseorang. Yuk, cukupi kebutuhan vitamin D dengan mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang! Selain itu, jangan lupa untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi agar tubuh mendapatkan manfaat vitamin D secara maksimal.

Telah direview oleh dr. Edwin Halim

Source: