Trik agar tetap bahagia saat isolasi mandiri di antaranya adalah banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, bersosialisasi virtual, membantu orang lain, cari kesibukan yang disuka, ubah pola pikir menjadi lebih sensitif, hingga batasi informasi berita untuk menghindari stres.

Isolasi mandiri dalam waktu lama dapat membuat sebagian orang merasa kesepian, terisolasi, dan cemas, terutama sejak aktivitas belajar, bekerja, dan beribadah harus dilakukan dari rumah. Kondisi ini bisa semakin berat ketika mendengar kabar peningkatan jumlah orang yang terinfeksi virus corona.
Tidak banyak orang yang merasa nyaman saat menjalani isolasi mandiri dan dampaknya bisa lebih berat dirasakan oleh pria. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara agar tetap merasa nyaman dan menjaga kesehatan mental selama menjalani isolasi mandiri.
Habiskan Waktu Bersama Keluarga
Isolasi mandiri bisa menjadi kesempatan berharga untuk lebih dekat dengan keluarga. Oleh sebab itu, manfaatkan waktu ini dengan melakukan aktivitas sederhana bersama, seperti bermain, memasak, atau sekadar berbincang santai.
Kegiatan kecil yang dilakukan bersama dapat menciptakan suasana hangat dan meningkatkan rasa kebersamaan. Karena itu, membantu mengurangi rasa sepi dan membuat hati terasa lebih tenang.
Baca Juga: Perbedaan Tes Covid-19
Bersosialisasi Secara Virtual
Walau harus menjaga jarak fisik, Anda tetap bisa bersosialisasi melalui teknologi. Berkomunikasi secara rutin dengan keluarga dan teman dapat membantu mengurangi stres dan rasa kesepian.
Gunakan telepon, video call, atau media sosial untuk tetap terhubung. Dengan begitu, Anda tetap merasa dekat meski tidak bertemu langsung.
Bantu Orang Lain
Melakukan kebaikan untuk orang lain dapat membuat perasaan menjadi lebih bahagia. Saat membantu, Anda akan merasa dibutuhkan dan memiliki tujuan.
Bantuan sederhana seperti mengirim makanan atau berdonasi sudah cukup memberi dampak positif. Kegiatan ini juga membantu mengalihkan pikiran dari rasa cemas.
Batasi Konsumsi Berita
Terlalu sering membaca berita dapat meningkatkan rasa cemas. Batasi waktu membaca berita agar pikiran tetap tenang.
Pilih sumber informasi yang terpercaya dan baca seperlunya saja. Dengan begitu, Anda tetap mendapat informasi tanpa merasa terbebani.
Cari Kesibukan Positif
Rasa bosan saat isolasi mandiri bisa memicu stres. Mengisi waktu dengan hobi atau aktivitas baru dapat membantu menjaga suasana hati.
Lakukan kegiatan yang memberi rasa puas, seperti berkebun, memasak, atau belajar hal baru. Aktivitas ini membantu pikiran tetap aktif dan positif.
Ubah Pola Pikir
Cobalah untuk tidak terus-menerus memikirkan hal buruk yang belum tentu terjadi. Pikiran negatif dapat memperparah rasa cemas.
Ganti pikiran tersebut dengan kalimat yang lebih menenangkan. Sikap ini membantu Anda menghadapi isolasi mandiri dengan lebih kuat.
Biasakan Bersyukur
Mencari hal kecil yang bisa Anda syukuri setiap hari dapat memperbaiki suasana hati. Rasa syukur membantu Anda melihat sisi positif dalam kondisi sulit.
Hal sederhana seperti kesehatan, keluarga, atau tempat tinggal sudah layak Anda syukuri. Kebiasaan ini membuat pikiran lebih tenang dan optimis.
Pergi ke Ruang Terbuka Jika Memungkinkan
Menghirup udara segar dapat membantu mengurangi stres dan rasa tertekan. Aktivitas ringan di luar rumah juga baik untuk kesehatan mental.
Tetap patuhi aturan kesehatan saat keluar rumah. Jaga jarak dan gunakan masker agar tetap aman.
Fokus pada Hal yang Bisa Dikendalikan
Tidak semua hal bisa Anda atur selama pandemi. Fokuslah pada hal-hal yang masih bisa Anda kendalikan.
Menjaga kebersihan, kesehatan, dan keuangan adalah langkah yang bisa Anda lakukan. Tindakan ini membantu Anda merasa lebih tenang dan siap menghadapi situasi.
Baca Juga: Waspadai 6 Penyebab Anosmia dan Cara Mengatasinya
Jaga Diri dengan Baik
Perawatan diri penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Tidur cukup, makan seimbang, dan olahraga ringan sangat dokter anjurkan.
Kebiasaan ini membantu tubuh dan pikiran lebih kuat menghadapi stres. Jangan abaikan kebutuhan dasar selama isolasi mandiri.
Miliki Rutinitas Harian
Rutinitas membuat hari terasa lebih teratur dan terarah. Tentukan waktu bangun, bekerja, beristirahat, dan tidur secara konsisten.
Dengan rutinitas, Anda tidak mudah merasa kehilangan kendali. Hal ini membantu menjaga kestabilan emosi.
Cari Bantuan Jika Dibutuhkan
Jika rasa cemas atau sedih terasa berat, jangan ragu mencari bantuan profesional. Konselor atau psikolog dapat membantu melalui layanan online.
Mencari bantuan bukan tanda kelemahan. Langkah ini justru penting untuk menjaga kesehatan mental Anda.
Coba Lihat dari Perspektif Baru
Isolasi mandiri adalah kondisi sementara, bukan selamanya. Gunakan waktu ini untuk memperlambat ritme hidup.
Tidak apa-apa jika Anda tidak selalu produktif. Yang terpenting adalah tetap sehat dan merasa lebih baik dari hari ke hari.
Baca Juga: Fungsi Alat Pengukur Oksigen (Oximeter) dan Cara Pakainya
Bila ingin mengetahui kondisi kesehatan, Anda bisa mengunjungi Ciputra Medical Center terdekat untuk konsultasi kesehatan.
Ciputra Medical Center menyediakan beragam layanan kesehatan mulai dari konsultasi dengan dokter umum, psikiater, hingga Medical Check Up (MCU). Mari percayakan kesehatan Anda dan keluarga Anda di Ciputra Medical Center!
Telah direview oleh dr. Edwin Halim
Source
- WebMD. The Lonely Guy: Why Isolation Is Unhealthy. Januari 2026.
- WebMD. How Do I Prevent COVID-19?. Januari 2026.




