Ada berbagai makanan penyebab keputihan yang sering dikonsumsi sehari-hari, seperti makanan manis dan bertepung. Anda bisa mengonsumsi makanan alternatif lainnya yang baik untuk kesehatan vagina berupa yoghurt, sayuran berdaun hijau, dan buah cranberry.

Keputihan adalah cairan berwarna bening atau putih yang keluar dari vagina. Keluarnya cairan ini berperan penting dalam membersihkan dan melumasi vagina, serta melawan bakteri jahat dan infeksi.
Pada dasarnya, keputihan merupakan proses alami tubuh dan normal terjadi pada wanita. Namun, cairan ini bisa keluar karena infeksi atau penyakit tertentu sehingga menimbulkan gejala keputihan abnormal, seperti berbau busuk dan terasa gatal. Selain itu, keputihan juga disebabkan oleh konsumsi makanan tertentu yang dapat mengubah pH vagina.
Makanan yang Berisiko Dapat Menyebabkan Keputihan
Berikut ini adalah beberapa makanan yang secara tidak langsung bisa menyebabkan keputihan:
1. Makanan Manis
Salah satu makanan penyebab keputihan saat hamil yaitu makanan manis. Jenis makanan ini biasanya tersedia pada camilan ringan berupa kue, donat, dan buah kalengan.
Para ahli berpendapat bahwa mengonsumsi makanan kemasan tinggi gula dapat meningkatkan risiko terkena infeksi pada vagina, seperti infeksi jamur. Pada dasarnya, jamur memakan gula sehingga konsumsi gula berlebihan bisa mengganggu flora vagina yang memicu infeksi. Selain infeksi, makan makanan tinggi gula terlalu banyak memiliki risiko lebih besar terkena penyakit diabetes.
2. Makanan Bertepung dan Mengandung Ragi
Makanan yang harus Anda hindari saat keputihan adalah makanan bertepung, termasuk roti, pasta, nasi, dan sereal. Bila mengonsumsinya berlebihan, jenis makanan ini dapat mengganggu kesehatan vagina dan menyebabkan infeksi.
Konsumsi makanan bertepung, terutama yang mengandung gulanya tinggi bisa memperburuk metabolisme karbohidrat dan menurunkan sistem imun tubuh sehingga lebih rentan terkena infeksi. Oleh sebab itu, sebaiknya pilih makanan bertepung yang tepat untuk memenuhi kebutuhan harian, seperti serat, kalsium, zat besi, dan vitamin B.
3. Makanan Penyebab Keputihan Gatal
Dilansir dari Flo Health, pada kasus yang jarang terjadi, keputihan gatal pada vagina berkaitan dengan pola makan. Beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa menyebabkan iritasi dapat berupa kopi, teh, cokelat, tomat, soda, susu, dan kacang tanah.
Oleh sebab itu, sebaiknya Anda membatasi jenis makanan tersebut untuk mengurangi risiko vagina gatal. Pastikan juga untuk menghindari alergen umum yang menyebabkan rasa gatal, seperti parfum atau perwarna tertentu dalam deterjen cucian, penggunaan kondom lateks atau mainan seks, dan pemberian obat-obatan tanpa anjuran dokter.
Baca Juga: Apa Penyebab Keputihan Warna Putih Susu pada Wanita?
Penyebab Keputihan Lainnya yang Perlu Diwaspadai
Tidak hanya pola makan, keputihan dapat terjadi karena Anda sedang masa ovulasi, kehamilan, atau gairah seksual. Cairan ini juga bisa menjadi tanda adanya penyakit yang perlu Anda waspadai.
Berikut kondisi medis yang berkaitan dengan keluarnya keputihan:
- Vaginitis: Ini merupakan peradangan pada vagina akibat iritasi dari pakaian ketat, pelumas, atau produk perawatan lainnya. Vaginitis menyebabkan keputihan kental berwarna putih, abu-abu, kuning, atau hijau serta berbau tidak sedap.
- Vaginosis bakterialis: Kondisi ini terjadi karena pertumbuhan bakteri berlebihan di vagina. Warna keputihan akibat vaginosis bakterialis cenderung abu-abu atau seperti susu dengan bau amis, terutama setelah berhubungan intim.
- Infeksi jamur vagina: Gejala paling umum dari kondisi ini adalah rasa gatal yang hebat di vagina dan vulva. Infeksi jamur vagina juga menyebabkan keputihan tidak berbau tetapi bertekstur seperti keju cottage.
- Trikomoniasis: Ini merupakan infeksi menular seksual akibat parasit. Meskipun tidak menimbulkan gejala pada kondisi awal, beberapa orang dapat mengalami rasa gatal atauu sensasi gatal di organ intim.
Baca Juga: Ciri-Ciri Keputihan Tidak Normal Saat Hamil yang Berbahaya
Jenis Makanan yang Bagus untuk Mengatasi Keputihan
Ada beberapa makanan yang dapat Anda konsumsi untuk mengatasi keputihan:
- Buah cranberry: Jus cranberry murni tanpa gula tambahan dan kapsul ekstrak cranberry mengandung antioksidan dan senyawa asam untuk mengatasi infeksi serta mencegah bakteri pada dinding kandung kemih.
- Alpukat: Berkat kandungan lemak sehat, vitamin B6, dan kalium, alpukat bermanfaat untuk mengatasi libido rendah dan kekeringan vagina.
- Buah-buahan lainnya: Buah, seperti delima, stroberi, dan apel memiliki kandungan antioksidan yang berperan penting untuk meningkatkan aliran darah dan mengurangi stres oksidatif penyebab libido dan kesuburan.
- Sayuran berdaun hijau: Jenis makanan ini dapat membantu sirkulasi, libido rendah, dan kekeringan vagina karena mengandung tinggi antioksidan.
- Ubi jalar: Cara mengatasi keputihan secara alami dan cepat bisa dengan mengonsumsi ubi jalar. Jenis makanan ini kaya akan beta karoten dan vitamin A untuk meredakan gejala vaginosis bakterialis dan menjaga kesehatan selaput lendir di vagina.
- Makanan kaya probiotik: Misalnya, yoghurt dan kefir. Jenis makanan ini mengandung bakteri baik untuk menjaga kesehatan usus dan vagina secara menyeluruh.
- Makanan kaya asam lemak omega-3: Jenis makanan ini dapat membantu sirkulasi, libido rendah, dan nyeri haid. Contohnya berupa ikan berlemak, kacang kenari, dan biji chia.
- Kedelai: Jenis kacang ini mengandung fitoestrogen untuk meningkatkan kesehatan vagina dan mengatasi kekeringan vagina pada wanita pascamenopause.
Kapan Harus ke Dokter?
Sebaiknya, segera periksakan diri ke dokter apabila keputihan disertai dengan gejala, sebagai berikut:
- Ada darah pada cairan keputihan
- Keputihan berwarna coklat, abu-abu, kuning atau kehijauan
- Cairan berwarna berdarah, coklat, kuning atau kehijauan
- Berbusa
- Bau yang tidak sedap
- Nyeri saat buang air gatal
- Terasa gatal
- Tekstur tebal seperti keju cottage
- Sensasi terbakar pada organ intim
- Ruam kemerahan di area alat kelamin
- Bengkak pada vagina atau vulva
Baca Juga: Keputihan Seperti Ampas Tahu: Penyebab dan Cara Mengatasi
Anda bisa mengunjungi Ciputra Medical Center untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Ciputra Medical Center menyediakan layanan dokter umum hingga Medical Check-Up (MCU) guna mengatasi keluhan dan masalah kesehatan Anda.
Mari percayakan kesehatan Anda dan keluarga Anda di Ciputra Medical Center!
Telah Direview oleh dr. Dorine Istimawarum
Source:
- Cleveland Clinic. Vaginal Discharge. Agustus 2026.
- Flo Health. All About Vaginal Itching: Common Causes, Treatment, and Prevention. Agustus 2026.
- Healthline. What Are the Best Foods to Eat to Support Your Vaginal Health?. Agustus 2026.





