Cedera Hamstring: Gejala dan Pengobatan

Saat melakukan aktivitas fisik, siapa pun rentan mengalami cedera bahkan seorang atlet profesional sekalipun. Salah satu bentuk cedera yang kerap dialami ialah cedera hamstring. Bagaimana gejala hinga pengobatannya? Yuk, kenali lebih lengkap lewat uraian berikut!

Cedera Hamstring

Cedera hamstring adalah jenis cedera yang menyerang tiga otot di sepanjang bagian belakang paha.

 

Cedera Hamstring

Cedera hamstring umumnya sering dialami oleh olahragawan. Cedera hamstring adalah jenis cedera yang menyerang tiga otot di sepanjang bagian belakang paha. Biasanya sekelompok otot ini aktif digunakan saat melakukan aktivitas yang menuntut seseorang membengkokkan tungkai kaki, seperti melompat, berlari, dan memanjat. Jika Anda melakukan aktivitas tersebut maka kemungkinan risiko cedera hamstring semakin tinggi. Cedera hamstring terjadi akibat adanya tarikan atau robekan pada otot hamstring. Oleh karena itu, perlu mengenali gejala cedera hamstring untuk penanganan yang tepat.

Faktor Risiko Cedera Hamstring

Faktor risiko cedera lebih mungkin terjadi bila Anda melakukan beberapa hal berikut:

  • Melakukan aktivitas fisik/olahraga tanpa melakukan pemanasan
  • Faktor usia (usia lanjut)
  • Riwayat cedera
  • Jepitan saraf punggung bawah (HNP)
  • Kondisi kesehatan yang buruk
  • Kelelahan

Gejala Cedera Hamstring

Cedera hamstring ringan mungkin tidak terlalu menyakitkan. Namun, cedera yang parah bisa menyiksa, membuat seseorang tidak bisa berjalan atau bahkan berdiri. Saat terjadi cedera hamstring, Anda akan merasakan beberapa gejala sebagai berikut:

  • Nyeri yang tiba-tiba dan berat saat berolahraga, disertai dengan perasaan seperti ada sesuatu yang robek
  • Nyeri di bagian belakang paha dan bokong bagian bawah
  • Memar/ bengkak
  • Sulit untuk berdiri atau menahan beban pada bagian yang cedera.

Pengobatan Cedera Hamstring

Pengobatan seperti apa yang bisa dipilih? Jika cedera ringan biasanya sembuh dengan sendirinya. Anda cukup menunggu pemulihan otot sambil melakukan beberapa kegiatan berikut:

  • Istirahatkan kaki dan hindari meletakkan beban pada kaki yang cedera. Jika sakitnya berat, Anda mungkin membutuhkan bantuan tongkat untuk berjalan hingga nyerinya hilang. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter atau fisioterapis jika membutuhkan.
  • Kompres kaki dengan es untuk mengurangi nyeri dan bengkak. Anda bisa melakukannya selama 20-30 menit setiap 3-4 jam sampai nyeri hilang.
  • Biasanya untuk mencegah pembengkakan, gunakan perban elastis di sekitar kaki.
  • Saat Anda duduk atau berbaring, angkat kaki Anda di atas bantal.
  • Minum obat penghilang rasa sakit atau obat anti radang. Beberapa obat anti inflamasi non steroid (NSAID), seperti Naproxen dan Ibuprofen, dapat Anda minum. Namun Anda perlu berhati-hati dengan efek samping obat-obatan tersebut, seperti peningkatan risiko perdarahan dan tukak lambung. Obat tersebut digunakan hanya untuk jangka pendek, kecuali terdapat anjuran dari dokter.
  • Lakukan latihan peregangan sesuai saran dokter/terapis fisik
  • Memperkuat hamstring adalah salah satu cara untuk melindungi dari ketegangan otot hamstring.
  • Pada kasus yang parah di mana otot robek, Anda mungkin perlu dioperasi. Dokter bedah akan memperbaiki otot dan memasangkannya kembali.

Pencegahan Cedera Hamstring

Pada dasarnya cedera hamstring dapat dicegah. Jika cedera yang dialaminya parah maka untuk menyembuhkannya jauh lebih sulit daripada mencegahnya. Ada beberapa tips untuk menghindarinya, antara lain sebagai berikut:

  • Lakukan pemanasan sebelum dan peregangan setelah aktivitas fisik.
  • Tingkatkan intensitas aktivitas fisik Anda secara perlahan, tidak lebih dari 10% peningkatan dalam seminggu.
  • Jika Anda merasakan sakit di bagian belakang paha, berhentilah berolahraga.
  • Perkuat otot hamstring sebagai tindakan pencegahan cedera.

Cedera Hamstring

Waktu pemulihan cedera tergantung pada seberapa parah cedera yang dialami.

 

Penyebab Cedera Hamstring

Cedera hamstring dapat disebabkan oleh tarikan pada satu atau lebih otot pada bagian paha karena diberikan beban yang berlebih. Biasanya terjadi saat seseorang melakukan aktivitas yang melibatkan banyak gerakan seperti berlari dan melompat. Selain itu, penyebab lain yang dapat menimbulkan cedera hamstring adalah sebagai berikut.

  • Tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga.
  • Kelenturan otot yang kurang baik.
  • Riwayat cedera hamstring sebelumnya.
  • Otot-otot di bagian depan paha berada dalam kondisi tengang.
  • Kelemahan otot di bagian bokong.

Kapan Cedera Akan Membaik?

Waktu pemulihan cedera tergantung pada seberapa parah cedera hamstring yang Anda alami. Selain itu, kecepatan penyembuhan setiap orang pun berbeda. Jika Anda ingin kembali berolahraga setelah pulih, jangan membebani otot hamstring Anda. Apalagi sampai mencoba kembali berolahraga seperti sebelum Anda mengalami cedera. Anda dapat berolahraga kembali saat:

  • Anda dapat menggerakkan kaki dengan bebas tanpa merasakan nyeri.
  • Kaki Anda terasa sekuat kaki sebelahnya yang tidak cedera.
  • Anda tidak merasakan sakit di kaki saat berjalan, berlari, dan akhirnya melompat.

Jika Anda memaksakan melakukan aktivitas fisik sebelum hamstring sembuh, Anda dapat melukai kembali hamstring sehingga terjadi disfungsi otot permanen.

Terapi Akupuntur 

Salah satu cara untuk mengobati cedera hamstring dengan akupunktur olahraga. Sebelumnya, pernah mendengar akupunktur olahraga? Akupunktur olahraga merupakan terapi yang mengunakan teknik akupunktur untuk mengobati cedera. Jenis terapi ini sudah dikenal di berbagai negara. Namanya terapi akupunktur myofasial. Hasil efek terapi akupunktur myofasial lebih cepat dibandingkan terapi akupunktur tradisional. Biasanya, atlet yang cedera membutuhkan pemulihan cepat untuk bisa bertanding. Oleh karena itu, akupunktur ini sering disebut sebagai akupunktur olahraga.

Pada cedera yang melibatkan sobekan pada otot, tendon, ligamen, dan saraf terapi ini dapat dilakukan. Pada cedera otot mengalami kontraksi atau refleks dapat menjadi relaks kembali saat melakukan akupunktur olahraga ini. Selain untuk para atlet, terapi ini bisa juga dilakukan oleh non atlet karena proses pemulihan yang cepat banyak disukai. Lalu, di manakah Anda dapat menemukan layanan Sport Injury? Sport Injury Clinic yang ada di Ciputra Medical Center melayani cedera olahraga dengan treatment akupunktur. Sport Injury Clinic hadir sebagai sarana untuk menciptakan kualitas hidup lebih baik melalui kebugaran fisik. Selain itu sebagai tempat untuk memfasilitasi pencegahan, pengobatan, dan rehabilitasi pasca pemulihan sakit. Bagaimana tertarik mencoba akupunktur olahraga?

Telah direview oleh dr. Sylvani Gani

Source