Ciputra Medical Center

(021) 2988 8137 / +62 780 3321 2250
Operasional: Senin–Sabtu, 08:30–20:30 WIB | KLIK PETA

  • Home
  • About Us
  • Dokter
    • Poliklinik Jantung
    • Nice Dental Care Clinic
    • Mind and Behaviour Clinic
    • Poliklinik Okupasi
    • Gizi Klinik
    • Dokter Umum
    • THT
  • Services
    • Akupunktur Medik
    • Dokter Umum / Spesialis
    • Jantung
    • Klinik Kecantikan T Wave
    • Klinik Gizi
    • Medical Check Up (Health Screening))
    • Mind & Behaviour Clinic
      • Brain Mapping
      • Neurofeedback Therapy
    • NDC Aesthetic Dental Clinic
    • Occupational Health Clinic
    • Sport Injury Clinic
    • Terapi Wicara
  • Medical Support
    • Laboratory
    • Audiometri
    • USG
    • Treadmill
    • Spirometri
    • EKG
    • Radiology
  • Artikel
BUAT JANJI
  • Home
  • News
  • kesehatan
  • Cara Isolasi Mandiri untuk Mencegah Penyebaran COVID-19
Jumat, 10 September 2021 / Published in kesehatan

Cara Isolasi Mandiri untuk Mencegah Penyebaran COVID-19

Isolasi mandiri adalah salah satu langkah pencegahan penularan COVID-19. Aturan isolasi mandiri yang benar adalah dengan menghindari kontak dekat secara langsung dengan orang lain, memakai masker, memisahkan barang pribadi dengan barang milik orang lain, sampai tidak beraktivitas di luar rumah.

Cara Isolasi Mandiri

Gunakan masker selama di rumah untuk mencegah penularan kepada keluarga dan orang lain.

Isolasi mandiri perlu untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 . Dengan melakukan isolasi, kita membantu memutus rantai penularan dan memberi waktu bagi tubuh untuk pulih tanpa menularkan penyakit ke orang lain.

Seseorang perlu melakukan isolasi mandiri saat hasil tes menunjukkan positif COVID-19, baik memiliki gejala maupun tidak. Untuk yang tidak bergejala, isolasi bisa Anda lakukan minimal 10 hari sejak tes positif, sedangkan bagi yang bergejala dilakukan selama 10 hari sejak muncul gejala ditambah 3 hari bebas demam dan gangguan pernapasan sehingga totalnya bisa mencapai sekitar 13 hari.

Daftar Isi

Toggle
  • Apa itu Isolasi Mandiri?
  • Kapan Isolasi Mandiri Harus Dilakukan?
  • Cara Isolasi Mandiri yang Tepat
    • 1. Gunakan Masker
    • 2. Hentikan Aktivitas di Luar Rumah
    • 3. Manfaatkan Layanan Telemedicine
    • 4. Gunakan Perlengkapan Terpisah
    • 5. Jaga Jarak dan Hindari Kontak Dekat
    • 6. Terapkan Perilaku Hidup Sehat
    • 7. Rutin Mengamati Kesehatan Diri
    • 8. Hubungi Fasilitas Kesehatan Terdekat

Apa itu Isolasi Mandiri?

Isolasi mandiri adalah langkah untuk memisahkan diri dari orang lain ketika seseorang terinfeksi gejala COVID-19 agar tidak menularkan virus. Biasanya dilakukan oleh orang yang positif COVID-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala.

Orang berusia di bawah 45 tahun dan tidak memiliki penyakit penyerta boleh menjalani isolasi mandiri di rumah. Namun, rumah sebaiknya memiliki kamar terpisah untuk setiap penghuni dan kamar mandi di dalam agar mencegah penyebaran virus.

Protokol isolasi mandiri untuk membantu menghentikan penyebaran COVID-19 ke orang lain. Jika hasil tes Anda positif, orang yang tinggal serumah juga perlu melakukan isolasi pada waktu yang sama.

Isolasi dilakukan minimal selama 10 hari sejak hasil tes positif atau sejak gejala pertama kali muncul. Setelah itu, isolasi bisa dihentikan jika pasien sudah memenuhi kriteria sembuh, yaitu bebas demam dan gangguan pernapasan selama minimal 3 hari.

Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Mental Saat Pandemi

Kapan Isolasi Mandiri Harus Dilakukan?

Terdapat beberapa alasan seseorang harus melakukan isolasi mandiri berikut di antaranya:

  • Jika seseorang positif terinfeksi COVID-19 setelah melalui tes PCR.
  • Memiliki gejala ringan (suhu badan tinggi, batuk terus-menerus, atau kehilangan indra penciuman dan perasa) dan tidak bergejala, namun memiliki kontak dengan orang yang positif COVID-19 dalam 14 hari terakhir
  • Seseorang yang tinggal dengan Anda memiliki gejala atau positif COVID-19
  • Anda melakukan kontak dekat dengan kerabat atau teman yang bergejala sejak gejalanya mulai atau 48 jam sebelum gejala itu muncul
  • Anda terinfokan bahwa Anda telah melakukan kontak dengan seseorang yang positif.
  • Ketika Anda tiba di suatu daerah, kota, atau negara sebaiknya melakukan karantina terlebih dahulu.

Cara Isolasi Mandiri yang Tepat

Cara isolasi mandiri yang tepat dapat Anda lakukan dengan beberapa protokol sebagai berikut:

1. Gunakan Masker

Selama isolasi mandiri, selalu gunakan masker di rumah untuk mencegah penularan virus ke keluarga. Pilih masker medis (surgical mask) dan buang masker bekas di tempat sampah tertutup agar tidak mencemari lingkungan.

2. Hentikan Aktivitas di Luar Rumah

Orang yang menjalani isolasi mandiri tidak boleh keluar rumah atau pergi ke tempat umum. Jika butuh membeli makanan atau obat, mintalah bantuan orang lain atau gunakan layanan pesan antar online.

3. Manfaatkan Layanan Telemedicine

Jika ingin berkonsultasi dengan dokter, gunakan layanan telemedicine agar tetap aman tanpa harus keluar rumah. Sampaikan gejala yang Anda rasakan dan dokter akan memberi arahan serta resep obat bila diperlukan.

4. Gunakan Perlengkapan Terpisah

Gunakan peralatan makan dan perlengkapan pribadi yang berbeda dari anggota keluarga lainnya. Jaga kebersihan rumah dengan rutin membersihkan benda yang sering disentuh menggunakan cairan disinfektan.

5. Jaga Jarak dan Hindari Kontak Dekat

Selama isolasi mandiri, usahakan untuk tetap menjaga jarak dari anggota keluarga lain agar virus tidak menular. Tinggallah di kamar terpisah yang memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik.

    Jika ingin berkomunikasi dengan keluarga, gunakan telepon, video call, atau pesan singkat agar tidak perlu bertemu langsung. Cara ini membantu meminimalkan kontak dan menjaga keamanan bersama.

    Baca Juga: Fungsi Alat Pengukur Oksigen (Oximeter) dan Cara Pakainya

    6. Terapkan Perilaku Hidup Sehat

    Selama isolasi, penting untuk tetap menjaga pola hidup sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang. Pastikan juga rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir untuk mencegah penyebaran kuman.

      Jangan lupa menerapkan etika batuk dan bersin dengan menutup mulut dan hidung. Bersihkan rumah dengan cairan disinfektan dan biasakan berjemur di bawah sinar matahari selama 15–30 menit setiap pagi.

      7. Rutin Mengamati Kesehatan Diri

      Selalu periksa kondisi tubuh selama isolasi dengan alat seperti termometer dan pulse oximeter. Dua alat ini membantu memantau suhu tubuh dan kadar oksigen Anda setiap hari.

        Jika kadar oksigen turun di bawah 90% atau muncul gejala seperti sesak napas, segera hubungi dinas kesehatan atau pergi ke UGD. Langkah cepat ini penting meskipun Anda belum merasakan gejala berat.

        8. Hubungi Fasilitas Kesehatan Terdekat

        Pantau kesehatan secara rutin selama isolasi agar bisa mengetahui kondisi tubuh lebih awal. Jika muncul gejala baru seperti demam tinggi atau sesak napas, segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat.

          Petugas medis akan memberikan panduan atau perawatan lebih lanjut sesuai kondisi Anda. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.

          Baca Juga: Perbedaan Tes Covid-19

          Jika Anda ingin melakukan pemeriksaan kesehatan dengan fasilitas lengkap dan tenaga medis profesional, Ciputra Medical Center bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan layanan yang komprehensif, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan nyaman.

          Yuk, daftar paket pemeriksaan medical check up di Ciputra Medical Center sekarang!

          Telah direview oleh dr. Edwin Halim

          Source:

          • NHS. COVID-19 Symptoms and What To Do. November 2025.

          Tim Konten Medis
          Diperbarui pada 10 November 2025

          Artikel Terkait

          • Penyebab Anosmia
            Waspadai 6 Penyebab Anosmia dan Cara Mengatasinya
          • cara mencegah flu dan pilek
            Catat! 7 Cara Mencegah Flu dan Pilek Menular
          • Manfaat Vaksin Influenza
            Vaksin Influenza, Ini Segala Hal yang Harus Diketahui
          Tagged under: Kesehatan Umum

          Artikel Terkait

          • Penyebab Anosmia
            Waspadai 6 Penyebab Anosmia dan Cara Mengatasinya
          • cara mencegah flu dan pilek
            Catat! 7 Cara Mencegah Flu dan Pilek Menular
          • Manfaat Vaksin Influenza
            Vaksin Influenza, Ini Segala Hal yang Harus Diketahui

          LOKASI PETA

          ALAMAT

          Lotte Shopping Avenue Lt. 5 Ciputra World 1 Jakarta.

          Karir

          Hasil MCU Online

          AKSES

          Lift lobby Mega Kuningan langsung ke lt 5. Di atas Food Avenue, dan eskalator dekat XL Center.

          CONTACT US

          * (021) 2988 8137

          * +62 780 3321 2250 (Whatsapp Only)

          Reservasi Pasien

          FOLLOW US

          • Instagram
          • Facebook
          © 2024 Ciputra Medical Center | All rights reserved.
          TOP