Jerawat di usia 20-an bisa muncul karena stres, perubahan hormon, pola makan tidak sehat, atau kebiasaan kurang menjaga kebersihan kulit. Solusi mengatasi jerawat di usia 20-an adalah menjaga kebersihan wajah, mengatur pola hidup sehat, dan memilih produk perawatan yang sesuai jenis kulit.

Jerawat adalah kondisi kulit yang terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, dan kotoran sehingga menimbulkan peradangan atau benjolan kecil di permukaan kulit. Masalah ini sangat umum dialami oleh orang berusia 11–30 tahun dan dapat muncul di wajah, dada, atau punggung.
Jerawat memang bisa hilang seiring waktu, tetapi pada sebagian orang, kondisi ini dapat berlanjut hingga usia dewasa. Hal ini biasanya terjadi pada seseorang dengan jenis kulit berminyak atau mudah berjerawat (acne-prone).
Apakah Saya Akan Terjebak Dengan Jerawat Selamanya?
Secara medis, jerawat pada orang dewasa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu produksi minyak berlebih dan pertumbuhan bakteri di kulit. Perubahan hormon akibat menstruasi, kehamilan, atau faktor lain juga dapat memicu munculnya jerawat.
Kebiasaan merokok membuat wanita lebih rentan mengalami jerawat, terutama di usia dewasa. Selain itu, faktor keturunan juga berperan besar.
Bila orang tua memiliki jerawat saat dewasa, kemungkinan Anda juga mengalaminya bahkan hingga usia 40 tahun ke atas.
Baca Juga: Pentingnya Melakukan Pemeriksaan Kulit dan Langkahnya
Mencuci Wajah Tidak Dapat Menghilangkan Komedo Atau Jerawat
Mencuci wajah tidak langsung membuat komedo atau jerawat hilang karena masalahnya terjadi di bawah permukaan kulit. Komedo muncul ketika minyak atau sebum bercampur dengan udara di pori-pori yang tersumbat sebagian, sedangkan pori yang tertutup sepenuhnya dapat menimbulkan whitehead.
Untuk menjaga kebersihan kulit, cuci wajah dua kali sehari dan setelah berkeringat menggunakan pembersih lembut serta air hangat, bukan air panas. Hindari menggosok wajah terlalu keras karena dapat membuat jerawat semakin parah.
Apakah Pil KB Dapat Menyebabkan atau Menyembuhkan Jerawat?
Pil KB dapat membantu sebagian wanita mengendalikan jerawat karena kandungan hormonnya dapat menekan hormon androgen. Namun, beberapa jenis pil KB justru bisa memperparah jerawat sehingga perawatan kulit tetap diperlukan meskipun sedang mengonsumsinya.
Apakah Makeup Menyebabkan Jerawat?
Ya, penggunaan makeup bisa memicu jerawat karena produk yang menempel di wajah dapat menyumbat pori-pori. Untuk mencegahnya, pilihlah makeup, tabir surya, atau produk perawatan kulit yang bebas minyak dan berlabel non-komedogenik.
Produk dengan formula nonacnegenic lebih aman untuk kulit berjerawat karena tidak mudah menyebabkan peradangan. Gunakan kosmetik berbentuk bubuk atau foundation cair bebas minyak dengan kandungan silikon seperti dimethicone atau cyclomethicone agar kulit tetap aman dan tidak mudah berjerawat.
Apakah Stres Karena Pekerjaan Bisa Menyebabkan Jerawat?
Pekerjaan yang padat memang bisa membuat stres, tapi stres bukan penyebab utama munculnya jerawat. Namun, jerawat yang muncul bisa menambah stres, sehingga keduanya saling berkaitan.
Pada beberapa orang, stres justru dapat memperparah jerawat yang sudah ada. Untuk membantu meredakannya, coba lakukan teknik relaksasi sederhana seperti pernapasan dalam atau meditasi agar tubuh dan pikiran lebih tenang.
Benarkah Cokelat Bisa Menyebabkan Jerawat?
Belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa makan cokelat, makanan manis, atau berminyak langsung menyebabkan jerawat. Namun, jika kamu merasa jenis makanan tertentu memicu munculnya jerawat, sebaiknya kurangi atau hindari konsumsinya.
Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak juga dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Untuk kulit dan tubuh yang lebih sehat, pilihlah makanan segar seperti buah, sayur, dan air putih yang cukup.
Baca Juga: Perawatan untuk Jerawat, Ini yang Boleh dan Dilarang
Apa Itu Jerawat Kista?
Jerawat kista adalah jenis jerawat yang terbentuk jauh di bawah permukaan kulit dan sering terasa nyeri. Kondisi ini terjadi karena pori-pori tersumbat parah sehingga menimbulkan benjolan besar dan meradang.
Dokter biasanya memberikan pengobatan dengan antibiotik oral dalam jangka pendek atau suntikan kortikosteroid untuk meredakan peradangan. Penggunaan krim dengan retinoid juga bisa membantu mempercepat penyembuhan jerawat.
Hindari memencet atau menggaruk jerawat kista karena dapat memperparah peradangan. Kebiasaan tersebut juga bisa meninggalkan bekas luka yang sulit hilang.
Apakah Jerawat Bisa Hilang Sepenuhnya?
Penelitian menunjukkan bahwa jerawat biasanya mulai berkurang setelah usia 40-an dan pada sebagian wanita dapat hilang setelah menopause. Namun sebelum itu, jerawat dewasa masih bisa diatasi dengan perawatan yang tepat dan rutin.
Kombinasi beberapa produk perawatan sering kali memberikan hasil terbaik untuk mengendalikan jerawat. Proses penyembuhan membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 12 minggu dan perlu dilanjutkan secara konsisten agar hasilnya maksimal.
Bagaimana Cara Efektif Mengobati Jerawat?
Krim yang mengandung bahan aktif seperti benzoyl peroxide, asam salisilat, atau alpha-hydroxy acid biasanya menjadi pilihan pertama untuk mengatasi jerawat. Produk ini bisa didapatkan secara bebas di apotek atau melalui resep dokter.
Retinoid yang berasal dari vitamin A juga membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat. Jika jerawat cukup parah, dokter dapat meresepkan obat yang lebih kuat seperti antibiotik, retinoid oral, penghambat androgen, atau pil kontrasepsi dosis rendah.
Bagaimana Cara Mengatasi Jerawat di Usia 20-an?
Langkah pertama untuk mencegah jerawat adalah menghindari kebiasaan menyentuh wajah. Tangan yang kotor dapat memindahkan minyak dan bakteri ke kulit, sehingga memicu munculnya jerawat.
Langkah kedua adalah menjaga agar rambut tetap bersih dan tidak berminyak. Gunakan produk rambut yang bebas minyak agar tidak menempel di kulit wajah dan menyumbat pori-pori.
Langkah ketiga, rawat kulit dengan lembut saat mencuci wajah. Gunakan ujung jari dan pilih pembersih wajah yang ringan agar kulit tidak iritasi atau semakin berminyak.
Baca Juga: Mikrodermabrasi, Perawatan Wajah Non Invasif yang Aman & Nyaman
Sebaiknya periksa ke dokter jika jerawat terasa nyeri, meradang parah, meninggalkan bekas, atau tidak membaik setelah perawatan biasa. Anda bisa mengunjungi Ciputra Medical Center terdekat untuk konsultasi kesehatan.
Ciputra Medical Center menyediakan beragam layanan kesehatan mulai dari konsultasi dengan dokter umum, psikiater, hingga Medical Check Up (MCU). Mari percayakan kesehatan Anda dan keluarga Anda di Ciputra Medical Center!
Telah direview oleh dr. Ditta
Source:
- WebMD. Acne Treatments That Work. November 2025.




