Pemeriksaan treadmill jantung merupakan jenis pemeriksaan untuk menguji kinerja jantung saat menjalankan aktivitas fisik. Pemeriksaan ini juga biasa disebut sebagai exercise stress test. Pengujian ini dengan menggunakan alat treadmill yang terhubung langsung dengan mesin elektrokardiografi (EKG) untuk meninjau tekanan darah, pernapasan, irama jantung, dan detak jantung pasien. Pemeriksaan ini dilakukan di layanan fasilitas kesehatan, seperti klinik khusus dan rumah sakit.

Treadmill jantung juga biasa disebut sebagai exercise stress test.
Banyak orang masih mengira pemeriksaan jantung dan EKG adalah hal yang sama karena sama-sama bertujuan mengecek penyakit jantung sejak dini. Padahal, dua pemeriksaan yang sering direkomendasikan dokter, yaitu EKG jantung dan treadmill test, memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda.
EKG jantung dilakukan saat tubuh dalam kondisi istirahat untuk merekam aktivitas listrik jantung, sedangkan treadmill test menilai kerja jantung saat tubuh bergerak dan diberi beban fisik. Untuk biaya, pemeriksaan treadmill jantung umumnya berada di kisaran Rp1.000.000 hingga Rp3.000.000, tergantung fasilitas dan jenis pemeriksaan yang Anda lakukan.
Tujuan Pemeriksaan Treadmill Jantung
Pemeriksaan treadmill jantung bertujuan untuk membantu dokter menilai apakah jantung mendapatkan oksigen dan aliran darah yang cukup saat tubuh melakukan aktivitas fisik. Tes ini biasanya ketika pasien berjalan atau berlari di atas treadmill.
Pemeriksaan ini sangat dokter sarankan untuk orang yang mengalami keluhan seperti nyeri dada, sesak napas, atau gejala lain yang diduga berkaitan dengan penyakit jantung koroner. Dengan tes ini, dokter dapat melihat apakah keluhan tersebut muncul akibat gangguan pada jantung.
Selain itu, treadmill jantung juga untuk mengetahui tingkat kebugaran dan kekuatan jantung secara umum. Pemeriksaan ini penting bagi Anda yang ingin memulai program olahraga dengan intensitas tertentu.
Melalui hasil tes, dokter dapat menentukan jenis dan tingkat aktivitas fisik yang aman sesuai kondisi jantung Anda. Hal ini membantu mencegah risiko yang tidak diinginkan saat berolahraga.
Pemeriksaan treadmill jantung sangat dokter anjurkan bagi perokok berusia di atas 40 tahun atau orang dengan faktor risiko penyakit jantung. Faktor risiko tersebut meliputi tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi.
Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Jantung dan Perawatan Alaminya
Manfaat Pemeriksaan Treadmill Jantung
Pemeriksaan treadmill jantung sering untuk melihat kondisi jantung secara lebih jelas, terutama saat tubuh sedang beraktivitas. Pemeriksaan ini tidak hanya untuk orang yang sudah sakit, tetapi juga untuk mengetahui kondisi jantung sebelum masalah serius muncul.
Berikut manfaat pemeriksaan treadmill jantung adalah:
1. Membantu Mengetahui Masalah Jantung Lebih Awal
Manfaat pemeriksaan treadmill jantung yang pertama adalah membantu menemukan gangguan jantung sejak dini. Tes ini melihat reaksi jantung saat dipaksa bekerja lebih keras melalui aktivitas fisik.
Saat jantung tidak mendapatkan aliran darah yang cukup, tandanya bisa terlihat dari hasil pemeriksaan ini. Masalah yang sebelumnya tidak terasa bisa terdeteksi lebih cepat.
Dengan mengetahui kondisi sejak awal, dokter bisa segera menyarankan penanganan yang tepat. Hal ini membantu mencegah masalah jantung yang lebih berat di kemudian hari.
2. Mengetahui Batas Kemampuan Jantung Saat Beraktivitas
Pemeriksaan treadmill jantung membantu dokter menilai seberapa kuat jantung Anda saat bergerak atau berolahraga. Tes ini menunjukkan apakah jantung mampu bekerja dengan baik saat tubuh aktif.
Jika Anda sering merasa cepat lelah, sesak napas, atau nyeri dada saat beraktivitas, pemeriksaan ini bisa membantu mencari penyebabnya. Dokter dapat menilai apakah keluhan tersebut berkaitan dengan jantung.
Dari hasilnya, dokter bisa menentukan aktivitas fisik yang aman untuk Anda. Ini penting agar Anda tetap bisa berolahraga tanpa membahayakan jantung.
3. Menilai Apakah Pengobatan Sudah Bekerja dengan Baik
Bagi pasien yang sudah menjalani pengobatan jantung, treadmill jantung bermanfaat untuk melihat perkembangannya. Pemeriksaan ini membantu dokter menilai respon jantung terhadap pengobatan.
Hasil tes bisa dokter bandingkan dengan pemeriksaan sebelumnya. Dari sini, dokter dapat melihat apakah kondisi jantung membaik atau masih perlu penyesuaian.
Jika hasilnya belum sesuai harapan, dokter bisa mengubah dosis obat atau menyarankan perubahan gaya hidup. Tujuannya agar kesehatan jantung semakin terkontrol.
4. Membantu Menentukan Langkah Pemeriksaan Selanjutnya
Hasil treadmill jantung dapat menjadi dasar untuk menentukan pemeriksaan lanjutan. Jika dokter temukan tanda gangguan, dokter bisa menyarankan tes tambahan yang lebih detail.
Pemeriksaan lanjutan ini membantu memastikan kondisi jantung secara lebih jelas. Dengan begitu, diagnosis yang diberikan menjadi lebih tepat.
Langkah bertahap ini membantu pasien mendapatkan perawatan yang sesuai. Penanganan pun bisa dengan lebih aman dan terarah.
5. Membantu Menilai Risiko Penyakit Jantung
Pemeriksaan treadmill jantung membantu menilai seberapa besar risiko seseorang terkena penyakit jantung. Tes ini sangat berguna bagi orang dengan riwayat keluarga penyakit jantung.
Selain itu, pemeriksaan ini juga penting bagi penderita tekanan darah tinggi, diabetes, atau kolesterol tinggi. Faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan jantung. Dengan mengetahui tingkat risiko sejak awal, langkah pencegahan bisa segera Anda lakukan.
6. Membantu Upaya Pencegahan Penyakit Jantung
Melakukan treadmill jantung dapat membantu mencegah penyakit jantung sejak dini. Pemeriksaan ini bisa menemukan masalah sebelum muncul keluhan yang berat.
Bahkan pada orang yang merasa sehat, tes ini tetap bermanfaat. Gangguan ringan yang belum terasa bisa terdeteksi lebih awal.
Dengan hasil pemeriksaan, dokter dapat menyarankan pola hidup yang lebih sehat. Pencegahan ini membantu menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.
Baca Juga: Waspadai 7 Gejala Serangan Jantung yang Berbahaya
Kapan Perlu Melakukan Treadmill Test?
Menentukan waktu yang tepat untuk melakukan treadmill test sering kali membuat bingung. Padahal, pemeriksaan ini penting untuk memastikan jantung bekerja dengan baik saat tubuh beraktivitas.
Treadmill test membantu dokter memahami kondisi jantung berdasarkan responsnya terhadap aktivitas fisik. Pemeriksaan ini bisa menjadi langkah awal untuk mendeteksi masalah jantung lebih dini.
Berikut beberapa kondisi yang menandakan Anda perlu melakukan treadmill test.
- Mengalami keluhan yang mengarah ke masalah jantung: Nyeri dada, sesak napas saat beraktivitas, jantung berdebar, pusing, atau pingsan bisa menjadi tanda gangguan jantung dan perlu Anda periksa lebih lanjut.
- Akan memulai program olahraga baru: Pemeriksaan ini membantu memastikan jantung siap menerima beban aktivitas fisik dan menentukan jenis olahraga yang aman.
- Memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga: Riwayat keluarga meningkatkan risiko penyakit jantung sehingga pemeriksaan perlu Anda lakukan meski belum ada keluhan.
- Aktif berolahraga atau atlet: Latihan dengan intensitas tinggi dapat membebani jantung, sehingga perlu pemantauan untuk menjaga keamanannya.
- Sudah memiliki penyakit jantung: Treadmill test membantu memantau kondisi jantung dan menilai efektivitas pengobatan yang sedang Anda jalani.
Prosedur Pemeriksaan Treadmill Jantung
Pemeriksaan treadmill jantung untuk melihat bagaimana jantung bekerja saat tubuh bergerak aktif. Tes ini biasanya terasa seperti olahraga ringan sampai sedang yang dengan pengawasan tenaga medis.
Treadmill jantung biasanya berlangsung selama sekitar 10 sampai 15 menit. Namun, waktu total bisa lebih lama karena ada persiapan sebelum tes dan waktu istirahat setelahnya.
Pada beberapa kondisi, treadmill test bisa tergabung dengan pemeriksaan lain untuk melihat jantung lebih detail. Jika digabung dengan pemeriksaan tambahan, Anda bisa berada di ruang pemeriksaan lebih lama.
Semua proses dokter lakukan secara aman dan bertahap. Selama tes, kondisi Anda akan terus dipantau oleh petugas medis.
Berikut gambaran proses pemeriksaan treadmill jantung:
- Pemeriksaan denyut jantung dan tekanan darah saat istirahat
- Pemasangan alat kecil di dada dan lengan
- Alat dihubungkan ke mesin perekam aktivitas jantung
- Mulai berjalan di atas treadmill atau mengayuh sepeda statis dengan kecepatan ringan
- Kecepatan dan beban ditingkatkan secara bertahap
- Petugas menanyakan kondisi selama pemeriksaan
- Pemeriksaan dihentikan setelah denyut jantung target tercapai
- Denyut jantung target disesuaikan dengan usia dan kondisi fisik
- Pemeriksaan bisa dihentikan lebih cepat jika muncul keluhan berat atau pasien meminta berhenti
Setelah tes selesai, Anda akan dokter sarankanberistirahat sejenak. Denyut jantung dan tekanan darah akan dipantau sampai kembali mendekati normal.
Hasil pemeriksaan kemudian akan dokter evaluasi. Dari hasil tersebut, dokter dapat menjelaskan kondisi jantung dan langkah selanjutnya yang perlu.
Hal yang Perlu Dipersiapkan
Sebelum menjalani pemeriksaan treadmill jantung, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan agar hasil pemeriksaan lebih akurat. Persiapan ini juga membantu proses pemeriksaan berjalan lancar dan aman.
Dokter atau petugas biasanya akan memberi arahan sebelum hari pemeriksaan. Ikuti petunjuk tersebut dengan baik agar tidak perlu penjadwalan ulang.
Berikut hal-hal yang perlu Anda persiapkan sebelum pemeriksaan treadmill jantung:
- Tidak makan beberapa jam sebelum pemeriksaan
- Menghindari minuman dan obat yang mengandung kafein selama 24 jam sebelumnya
- Tidak merokok atau menggunakan produk tembakau
- Menghentikan sementara obat tertentu sesuai anjuran dokter
- Usahakan tetap tenang dan tidak terlalu cemas
- Menggunakan pakaian yang nyaman dan sepatu yang aman untuk berjalan
Jika Anda rutin mengonsumsi obat, pastikan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Jangan menghentikan obat sendiri tanpa arahan tenaga medis.
Dengan persiapan yang tepat, pemeriksaan treadmill jantung bisa berjalan optimal. Hasil pemeriksaan pun dapat memberikan gambaran kondisi jantung yang lebih akurat.
Risiko Efek Samping
Pemeriksaan treadmill jantung pada umumnya aman dan jarang menimbulkan efek samping serius. Meski aman, tetap ada beberapa risiko yang mungkin terjadi selama atau setelah pemeriksaan.
Risiko ini biasanya bersifat ringan dan akan membaik setelah tes berhenti. Berikut kemungkinan efek samping pemeriksaan treadmill jantung:
- Tekanan darah menurun
- Jantung berdebar atau irama jantung tidak teratur
- Serangan jantung (sangat jarang)
Untuk mengurangi risiko, pasien biasanya dokter sarankan tidak makan, minum, atau merokok setidaknya tiga jam sebelum pemeriksaan. Hal ini membantu tubuh lebih siap saat melakukan aktivitas fisik.
Pasien juga menggunakan pakaian yang nyaman dan sepatu yang aman untuk berjalan. Kenyamanan membantu pemeriksaan berjalan lebih lancar.
Sebelum tes, petugas medis akan menjelaskan manfaat dan risiko pemeriksaan. Pasien juga akan dokter tanya mengenai riwayat kesehatan yang dimiliki.
Penggunaan obat-obatan perlu Anda sampaikan kepada dokter sebelum pemeriksaan. Beberapa obat dapat memengaruhi hasil dan respons jantung saat tes.
Hasil Pemeriksaan Treadmill Jantung Normal
Jika hasil pemeriksaan treadmill jantung normal, artinya jantung Anda bekerja dengan baik saat beraktivitas. Aliran darah dan suplai oksigen ke jantung juga ternilai cukup.
Hasil normal ini menunjukkan bahwa jantung mampu mengikuti kebutuhan tubuh saat diberi beban. Namun, maknanya bisa berbeda tergantung alasan Anda menjalani pemeriksaan.
Berikut cara membaca hasil treadmill jantung berdasarkan tujuannya:
- Evaluasi penyakit jantung: Jika pemeriksaan dilakukan karena keluhan tertentu, hasil normal berarti keluhan tersebut kemungkinan bukan berasal dari jantung. Dokter mungkin akan mencari penyebab lain, seperti faktor stres atau kecemasan.
- Persiapan olahraga atau tindakan medis: Hasil normal menandakan jantung cukup kuat untuk memulai program olahraga. Pemeriksaan ini juga menunjukkan bahwa kondisi jantung aman untuk menjalani tindakan medis atau operasi.
- Pemantauan penyakit jantung: Bagi pasien yang sudah menjalani pengobatan, hasil normal berarti terapi yang diberikan sudah sesuai. Jantung mampu bekerja dengan baik mengikuti aktivitas sehari-hari.
Dokter akan menjelaskan hasil pemeriksaan secara menyeluruh. Jika diperlukan, dokter juga akan memberikan saran lanjutan sesuai kondisi Anda.
Hasil Treadmill Test Tidak Normal
Bila hasil treadmill test tidak normal, hal ini bisa menandakan adanya gangguan pada jantung. Artinya, jantung mungkin tidak mendapatkan aliran darah yang cukup atau tidak bekerja optimal saat beraktivitas.
Pada kondisi yang masih ringan, dokter biasanya akan menyarankan perubahan gaya hidup. Perubahan ini bertujuan untuk mencegah kondisi jantung menjadi lebih buruk.
Beberapa langkah yang mungkin dianjurkan dokter meliputi:
- Perubahan pola hidup
- Berhenti merokok
- Program olahraga yang disesuaikan
- Pengaturan berat badan
- Pemberian obat untuk tekanan darah, gula darah, atau kolesterol
Jika kelainan muncul sejak awal pemeriksaan atau melibatkan area jantung yang luas, pemeriksaan lanjutan mungkin diperlukan. Tes tambahan ini membantu dokter melihat kondisi jantung dengan lebih detail.
Jenis pemeriksaan lanjutan yang dapat direkomendasikan antara lain:
- Kateterisasi jantung
- CT scan pembuluh darah jantung
- Tes treadmill dengan zat radioaktif
- USG jantung dengan beban
Hasil tidak normal juga bisa menunjukkan jantung belum cukup kuat untuk olahraga berat atau tindakan operasi. Dalam kondisi ini, dokter akan menyusun terapi tambahan untuk menurunkan risiko serangan jantung atau gagal jantung.
Baca Juga: Penyebab Serangan Jantung, Waspadai Faktor Risikonya
Anda dapat melakukan pemeriksaan jantung di Ciputra Medical Center dengan layanan yang lengkap dan terpercaya. Klinik jantung kami menyediakan berbagai pemeriksaan, mulai dari medical check up jantung, EKG, treadmill test, hingga echocardiography.
Yuk, segera konsultasikan kondisi jantung! Cari tahu lebih lanjut informasi seputar Klinik Jantung Ciputra Medical Center dan jadwalkan pemeriksaan Anda sekarang juga.
Telah direview oleh dr. Edwin Halim
Source:
- Rhytm Heart and Critical Care. Benefits of a Treadmill Stress Test for Cardiovascular Evaluation. Januari 2026.
- Modern Hear and Vascular. Treadmill Testing. Januari 2026.
- Cleveland Clinic. Exercise Stress Test. Januari 2026.



