Akibat kekurangan vitamin C bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti gusi berdarah, luka sulit sembuh, kulit kering dan kusam, daya tahan tubuh melemah sehingga mudah sakit dan terkena infeksi. Apabila sudah parah, kondisi ini bisa berkembang menjadi penyakit skorbut yang bisa menyebabkan diare, mual, hingga nafsu makan hilang.

Kekurangan atau defisiensi vitamin C terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan asupan vitamin C yang cukup dari makanan sehari-hari. Kondisi ini dapat menghambat proses perbaikan jaringan tubuh, termasuk tulang, gigi, dan kulit, sehingga fungsinya tidak terbentuk dengan optimal.
Jika kekurangan vitamin C berlangsung dalam waktu lama, berbagai jaringan tubuh dapat mengalami kerusakan dan berdampak pada kesehatan secara keseluruhan. Defisiensi vitamin C yang bersifat persisten atau kronis selama tiga bulan atau lebih berisiko menyebabkan munculnya berbagai penyakit.
Siapa yang Berisiko Kekurangan Vitamin C?
Menurut Kementerian Kesehatan (KEMENKES), kebutuhan vitamin C harian ditetapkan sebagai bagian dari Angka Kecukupan Gizi untuk menunjang fungsi tubuh agar tetap optimal. Selain itu, konsumsi vitamin C masih dapat ditoleransi tubuh hingga batas maksimal 2.000 miligram per hari selama tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Ada kelompok orang tertentu yang lebih berisiko kekurangan vitamin C di antaranya:
- Konsumsi obat-obatan dalam jangka panjang
- Konsumsi alkohol
- Tidak konsumsi makanan dengan gizi seimbang
- Orang yang melakukan diet ketat
- Orang yang hidup dengan penghasilan rendah sehingga cenderung tidak mendapatkan makanan dengan kandungan vitamin C tinggi.
- Orang dengan kondisi medis yang memengaruhi kemampuan tubuh untuk mencerna dan menyerap makanan, seperti peradangan yang terjadi di usus besar.
- Ibu hamil dan menyusui yang membutuhkan jumlah vitamin lebih tinggi.
Baca Juga: Vitamin C untuk Anak
Dampak Akibat Kekurangan Vitamin C
Kekurangan vitamin C dapat dipicu oleh beberapa faktor, seperti pola makan yang buruk, kebiasaan merokok atau konsumsi alkohol, serta kondisi kesehatan mental yang berat. Gejala kekurangan vitamin C yang parah biasanya berkembang secara perlahan dan dapat memerlukan waktu berbulan-bulan untuk terlihat jelas.
Berikut ini enam tanda dan gejala kekurangan vitamin C yang paling umum terjadi. Setiap gejala dapat memengaruhi kondisi tubuh dengan cara yang berbeda.
1. Gusi Berdarah atau Sariawan
Gusi yang mudah berdarah atau sering sariawan dapat menjadi tanda tubuh kekurangan vitamin C. Vitamin C berperan menjaga kesehatan pembuluh darah serta membantu pembentukan kolagen yang penting bagi gigi dan gusi.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan vitamin C dari buah-buahan, seperti jeruk bali, dapat membantu mengurangi perdarahan pada gusi. Hal ini menandakan bahwa kebutuhan vitamin C yang tercukupi sangat penting untuk kesehatan mulut.
2. Penyembuhan Luka yang Lama
Saat tubuh mengalami luka, kadar vitamin C dalam darah dan jaringan dapat menurun. Padahal, tubuh membutuhkan vitamin C untuk membentuk kolagen yang berperan penting dalam proses penyembuhan kulit.
Vitamin C juga membantu kerja neutrofil, yaitu sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi. Kekurangan vitamin C dapat membuat proses penyembuhan luka menjadi lebih lambat dan rentan infeksi.
3. Kulit Menjadi Kering dan Keriput
Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Zat ini membantu menjaga struktur kulit agar tetap sehat dan elastis.
Orang yang rutin mengonsumsi makanan tinggi vitamin C cenderung memiliki kulit yang lebih halus dan lembap. Sebaliknya, kekurangan vitamin C dapat membuat kulit tampak kering dan lebih mudah keriput.
4. Mudah Lelah
Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan tubuh terasa mudah lelah dan kurang bertenaga. Kondisi ini bahkan dapat terjadi meskipun kadar vitamin C masih berada di batas rendah hingga normal.
Beberapa studi menunjukkan bahwa pemberian vitamin C dapat membantu mengurangi rasa lelah dalam waktu singkat. Asupan vitamin C yang cukup juga dapat membantu memperbaiki suasana hati dan energi tubuh.
Baca Juga: Makanan untuk Meningkatkan Imun Tubuh agar Tetap Sehat
5. Mudah Sakit atau Daya Tahan Tubuh Lemah
Vitamin C berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin ini dapat membuat seseorang lebih mudah sakit dan membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dapat membantu melindungi tubuh dari infeksi, seperti pneumonia dan infeksi saluran kemih. Selain itu, vitamin C juga dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa penyakit kronis.
6. Scurvy
Scurvy merupakan kondisi akibat kekurangan vitamin C yang berat, biasanya terjadi pada orang yang sangat kurang mengonsumsi buah dan sayur. Gejalanya meliputi nyeri sendi, tulang rapuh, kuku bergelombang, dan rambut rontok.
Jika asupan vitamin C ditingkatkan, gejala scurvy dapat mulai membaik dalam waktu singkat. Pada umumnya, kondisi ini dapat pulih sepenuhnya dalam waktu sekitar tiga bulan dengan asupan vitamin C yang cukup.
7. Bintik Merah Terang di Sekitar Akar Rambut
Akar rambut memiliki pembuluh darah kecil yang berfungsi menyalurkan darah dan nutrisi ke kulit. Saat tubuh kekurangan vitamin C, pembuluh darah ini menjadi rapuh dan mudah pecah.
Kondisi tersebut dapat menimbulkan bintik-bintik merah terang di sekitar akar rambut. Gejala ini merupakan tanda kekurangan vitamin C yang cukup berat dan biasanya membaik setelah asupan vitamin C tercukupi.
8. Kuku Berbentuk Cekung dan Muncul Garis Merah
Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan kuku menjadi tipis, rapuh, dan berbentuk cekung seperti sendok. Kondisi ini terjadi karena jaringan penopang kuku tidak terbentuk dengan baik.
Selain itu, garis atau bintik merah pada kuku dapat muncul akibat pembuluh darah kecil yang mudah pecah. Meski tampilan kuku bisa menjadi petunjuk, kondisi ini tidak dapat dijadikan satu-satunya penanda kekurangan vitamin C.
9. Tulang Menjadi Lemah
Vitamin C berperan penting dalam pembentukan dan kekuatan tulang. Kekurangan vitamin ini dapat meningkatkan risiko tulang rapuh dan patah tulang.
Pada anak-anak, dampak kekurangan vitamin C bisa lebih serius karena tulang masih dalam tahap pertumbuhan. Jika asupan vitamin C tidak terpenuhi, proses pembentukan tulang dapat terganggu.
10. Mudah Lelah dan Suasana Hati Menurun
Rasa lelah dan suasana hati yang buruk sering menjadi tanda awal kekurangan vitamin C. Gejala ini dapat muncul bahkan sebelum kekurangan vitamin C terjadi secara berat.
Jika tubuh kembali mendapatkan asupan vitamin C yang cukup, kondisi ini biasanya cepat membaik. Dalam beberapa kasus, energi dan suasana hati dapat pulih dalam waktu singkat.
11. Berat Badan Naik Tanpa Sebab Jelas
Vitamin C membantu mengatur pelepasan lemak dalam tubuh dan mengurangi peradangan. Kekurangan vitamin C dapat mengganggu proses tersebut sehingga lemak lebih mudah menumpuk.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C yang rendah sering dikaitkan dengan peningkatan lemak perut. Meski bukan tanda utama, kondisi ini patut diperhatikan jika disertai gejala kekurangan vitamin C lainnya.
Baca Juga: Vitamin A untuk Anak: Manfaat, Dosis, dan Aturan Konsumsi
Dokter dapat menentukan kekurangan vitamin C dengan melihat tanda-tanda klinis yang muncul pada tubuh pasien, seperti kondisi gigi, kulit, dan gusi. Untuk memastikan diagnosis, dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan melalui tes darah, pemeriksaan pembekuan darah, atau mendeteksi adanya anemia.
Untuk mencegah kekurangan vitamin C, Anda dapat mengonsumsi berbagai makanan yang kaya vitamin C, seperti jeruk, jeruk bali, kiwi, brokoli, melon, dan stroberi. Jika Anda ingin memastikan apakah kebutuhan vitamin C sudah tercukupi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk menjalani pemeriksaan tambahan, seperti tes darah atau pemeriksaan kondisi tulang melalui sinar X-ray.
Yuk segera kunjungi Ciputra Medical Center untuk melakukan cek kesehatan Anda. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Medical Center, mulai dari Medical Check Up (MCU) hingga masalah gizi anak, hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah direview oleh dr. Valda Garcia
Source:
- WebMD. Signs You’re Low on Vitamin C. Desember 2025.
- Healthline. 15 Signs and Symptoms of Vitamin C Deficiency. Desember 2025.
- Patient. Vitamin C Deficiency. Desember 2025.




