Ciputra Medical Center

(021) 2988 8137 / +62 780 3321 2250
Operasional: Senin–Sabtu, 08:30–20:30 WIB | KLIK PETA

  • Home
  • About Us
  • Dokter
    • Poliklinik Jantung
    • Nice Dental Care Clinic
    • Mind and Behaviour Clinic
    • Poliklinik Okupasi
    • Gizi Klinik
    • Dokter Umum
    • THT
  • Services
    • Akupunktur Medik
    • Dokter Umum / Spesialis
    • Jantung
    • Klinik Kecantikan T Wave
    • Klinik Gizi
    • Medical Check Up (Health Screening))
    • Mind & Behaviour Clinic
      • Brain Mapping
      • Neurofeedback Therapy
    • NDC Aesthetic Dental Clinic
    • Occupational Health Clinic
    • Sport Injury Clinic
    • Terapi Wicara
  • Medical Support
    • Laboratory
    • Audiometri
    • USG
    • Treadmill
    • Spirometri
    • EKG
    • Radiology
  • Artikel
BUAT JANJI
  • Home
  • News
  • kesehatan
  • 10 Pantangan Penyakit Campak pada Anak yang Perlu Dihindari
pantangan penyakit campak pada anak
Rabu, 27 September 2023 / Published in kesehatan

10 Pantangan Penyakit Campak pada Anak yang Perlu Dihindari

Pantangan penyakit campak pada anak meliputi makanan berminyak, pedas, terlalu manis, dan minuman dingin karena bisa memperparah gejala. Untuk pengobatannya, campak dapat tertangani dengan istirahat cukup, banyak minum air putih, obat penurun panas, serta menjaga kebersihan tubuh.

pantangan penyakit campak pada anak

Anak yang terkena campak tetap boleh mandi.

Campak adalah penyakit menular karena adanya virus dan muncul dengan demam, ruam merah di kulit, batuk, pilek, serta mata merah berair. Penyakit ini bisa menyebar dengan cepat melalui udara saat penderita batuk atau bersin.

Gejala campak biasanya muncul 10–14 hari setelah terinfeksi, mulai dengan demam tinggi lalu batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan munculnya bintik merah di seluruh tubuh. Penyebab utama penyakit ini adalah infeksi virus campak yang mudah menular terutama pada anak-anak yang belum mendapat imunisasi.

Daftar Isi

Toggle
  • Pantangan Penyakit Campak pada Anak
    • 1. Aktivitas Terlalu Banyak di Luar Rumah
    • 2. Bersin Sembarangan
    • 3. Melakukan Kontak dengan Orang Lain
    • 4. Jarang Mencuci Tangan
    • 5. Kurang Minum
    • 6. Berbagi Barang Pribadi
    • 7. Terkena Cahaya Terang secara Berlebihan
    • 8. Tidak Mandi
    • 9. Mengonsumsi Makanan Berminyak dan Berlemak
    • 10. Kekurangan Vitamin A
  • Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Terkena Campak

Pantangan Penyakit Campak pada Anak

Pantangan penyakit campak pada anak melibatkan langkah-langkah preventif yang bertujuan untuk melindungi anak dari infeksi campak. Berikut adalah beberapa pantangan penting yang perlu Anda perhatikan:

1. Aktivitas Terlalu Banyak di Luar Rumah

Melakukan aktivitas terlalu banyak di luar rumah dapat meningkatkan risiko tertularnya penyakit campak. Di luar rumah, anak berinteraksi dengan banyak orang dan jika ada yang terinfeksi campak di sekitar, kemungkinan penularannya akan lebih besar.

Terutama saat sedang ada wabah campak, lebih baik mengurangi pergi ke tempat-tempat yang ramai seperti pusat perbelanjaan atau area umum lainnya. Menghabiskan lebih banyak waktu di rumah dapat membantu melindungi anak dari risiko terinfeksi.

Baca Juga: Cara Mengobati Cacar Air Agar Cepat Kering

2. Bersin Sembarangan

Ketika anak bersin atau batuk tanpa menutup hidung dan mulut kita, partikel-partikel mikro yang mengandung virus campak dapat tersebar di udara. Jika ada orang lain di dekat anak, mereka bisa saja menghirup partikel tersebut dan terinfeksi.

Oleh karena itu, penting untuk selalu menutup mulut dan hidung kita saat bersin atau batuk. Caranya bisa dengan menggunakan tisu atau jika tidak ada atau bisa menutup mulut dan hidung dengan siku lengan.

Ini membantu mencegah penyebaran virus campak ke orang lain.

3. Melakukan Kontak dengan Orang Lain

Pantangan penyakit campak pada anak selanjutnya adalah melakukan kontak dengan orang lain. Ini berarti menjaga jarak dengan anak-anak atau orang dewasa yang sedang sakit, terutama jika mereka memiliki gejala seperti batuk, pilek, atau bintik-bintik kemerahan pada kulit.

Hal ini untuk mencegah penularan virus campak. Penularan campak terjadi melalui tetesan air liur yang dilepaskan saat batuk atau bersin oleh orang yang terinfeksi.

Dengan menjaga jarak, Anda membantu melindungi diri dan anak-anak dari kemungkinan terpapar virus yang dapat menyebabkan penyakit campak.

4. Jarang Mencuci Tangan

Mencuci tangan adalah langkah sederhana tetapi penting dalam mencegah penyebaran virus campak. Virus campak dapat menempel pada permukaan benda atau tangan yang terkontaminasi dan kemudian ditransfer ke tangan.

Ketika anak menyentuh wajah, seperti hidung atau mulut, virus dapat masuk ke tubuh dan menyebabkan infeksi. Oleh karena itu, penting untuk mengajarkan anak-anak untuk sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Pastikan mereka membersihkan seluruh permukaan tangan, termasuk di bawah kuku dan di antara jari-jari. Mencuci tangan sebelum makan, setelah bermain di luar, atau setelah bersin dan batuk adalah langkah yang sangat penting untuk mencegah campak dan penyakit lainnya.

5. Kurang Minum

Minum cukup cairan, terutama air, sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Cairan membantu tubuh berfungsi dengan baik, termasuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan infeksi seperti penyakit campak.

Ketika seseorang mengidap campak, tubuh memerlukan lebih banyak cairan untuk membantu melawan infeksi dan menjaga suhu tubuh. Oleh karena itu, pastikan anak Anda minum air yang cukup setiap hari.

Ini bisa berupa air putih, jus buah, atau minuman yang tidak mengandung kafein.

6. Berbagi Barang Pribadi

Berbagi barang pribadi seperti sikat gigi, handuk, atau peralatan makan dapat menyebarkan kuman dan virus, termasuk virus campak. Virus campak dapat bertahan pada permukaan benda-benda ini dan menular kepada orang lain yang menggunakannya.

Oleh karena itu, penting untuk mengajarkan anak untuk tidak berbagi barang-barang pribadi dengan orang lain, terutama jika ada kasus campak di sekitar. Pastikan anak memiliki barang-barang pribadi mereka sendiri dan selalu menggunakan peralatan makan dan kebersihan pribadi yang terpisah.

Baca Juga: Kejang Demam pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Mengatasinya

7. Terkena Cahaya Terang secara Berlebihan

Pada anak yang menderita penyakit campak, mata mereka bisa menjadi lebih sensitif terhadap cahaya terang. Ini bisa menyebabkan mata terasa perih dan sulit untuk melihat di lingkungan yang terlalu terang.

Bila anak Anda mengalami campak, pastikan menjaga cahaya dalam ruangan tetap redup dan hindari paparan langsung terhadap sinar matahari yang kuat. Jika memungkinkan, tutup jendela atau gunakan tirai yang dapat meredupkan cahaya.

8. Tidak Mandi

Banyak mitos beredar bahwa ketika terkena campak tidak boleh mandi. Padahal, mandi penting dalam menjaga kebersihan tubuh dan membantu mengurangi demam.

Mandi dengan air hangat bisa membantu meredakan perasaan tidak enak badan. Pastikan air tidak terlalu panas karena bisa membuat tubuh semakin lelah.

Selain itu, mandi juga membantu membersihkan keringat dan kotoran dari tubuh, membuat anak merasa lebih segar. Jadi, jika anak Anda mengalami campak, tetapkan jadwal mandi ringan untuk membantu mereka merasa lebih baik.

9. Mengonsumsi Makanan Berminyak dan Berlemak

Pantangan penyakit campak berikutnya adalah mengonsumsi makanan berminyak dan berlemak. Makanan ini cenderung sulit dicerna oleh tubuh, terutama ketika kita sedang sakit.

Ketika anak mengalami penyakit campak, sistem pencernaan mungkin terganggu. Jika anak mengonsumsi makanan yang terlalu berlemak atau berminyak, hal ini bisa membuat perut terasa lebih tidak nyaman dan menyebabkan mual.

Oleh karena itu, sebaiknya pilih makanan yang lebih ringan dan mudah dicerna selama masa penyakit, seperti buah-buahan, sayuran, roti, atau sereal.

10. Kekurangan Vitamin A

Vitamin A adalah nutrisi penting yang membantu menjaga kesehatan mata, kulit, dan sistem kekebalan tubuh. Ketika seseorang mengalami penyakit campak, tubuh bisa mengalami kehilangan vitamin A lebih cepat.

Kekurangan vitamin A dapat membuat tubuh sulit melawan infeksi dan memperburuk gejala campak. Penting untuk memastikan anak mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A, seperti wortel, bayam, ubi jalar, dan buah-buahan seperti mangga dan pepaya.

Hal ini akan membantu tubuh anak tetap kuat dan membantu dalam proses pemulihan dari penyakit campak.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Terkena Campak

Campak pada anak biasanya akan mulai membaik dalam waktu sekitar satu minggu. Setelah diperiksa dokter, ada beberapa hal yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu meringankan gejala sekaligus mencegah penularan ke orang lain.

Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:

  • Istirahat yang cukup dan banyak minum air putih
  • Berikan paracetamol anak atau ibuprofen anak sesuai aturan jika anak merasa tidak nyaman
  • Orang dewasa boleh minum paracetamol atau ibuprofen untuk menurunkan demam
  • Gunakan kapas yang dibasahi air matang (sudah didinginkan) untuk membersihkan kerak di mata anak dengan lembut

Baca Juga: Gangguan Belajar pada Anak

Jika gejala campak tidak kunjung membaik, bahkan sudah melakukan beberapa perawatan di rumah, jangan ragu untuk konsul dengan dokter. Anda bisa mengunjungi Ciputra Medical Center terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Ciputra Medical Center menyediakan beragam layanan kesehatan mulai dari konsultasi dengan dokter umum, psikiater, hingga Medical Check Up (MCU). Mari percayakan kesehatan Anda dan keluarga Anda di Ciputra Medical Center!

Telah direview oleh dr. Daitia Djohan Agahari

Source:

  • Healthline. Measles: Everything You Need to Know. Oktober 2025.
  • Mayo Clinic. Measles. Oktober 2025.

Tim Konten Medis
Diperbarui pada 1 Oktober 2025

Artikel Terkait

  • gigi berlubang pada anak
    Gigi Anak Berlubang? Ini Penyebab dan Cara Merawatnya
  • Vitamin C untuk Anak
    Manfaat Vitamin C untuk Anak dan Aturan Konsumsinya
  • tahapan tumbuh kembang anak
    Tahapan Tumbuh Kembang Anak dari Usia 0 hingga 17 Tahun
  • Vitamin A untuk Anak
    Vitamin A untuk Anak: Manfaat, Dosis, dan Aturan Konsumsi
Tagged under: Kesehatan Anak

Artikel Terkait

  • gigi berlubang pada anak
    Gigi Anak Berlubang? Ini Penyebab dan Cara Merawatnya
  • Vitamin C untuk Anak
    Manfaat Vitamin C untuk Anak dan Aturan Konsumsinya
  • tahapan tumbuh kembang anak
    Tahapan Tumbuh Kembang Anak dari Usia 0 hingga 17 Tahun
  • Vitamin A untuk Anak
    Vitamin A untuk Anak: Manfaat, Dosis, dan Aturan Konsumsi

LOKASI PETA

ALAMAT

Lotte Shopping Avenue Lt. 5 Ciputra World 1 Jakarta.

Karir

Hasil MCU Online

AKSES

Lift lobby Mega Kuningan langsung ke lt 5. Di atas Food Avenue, dan eskalator dekat XL Center.

CONTACT US

* (021) 2988 8137

* +62 780 3321 2250 (Whatsapp Only)

Reservasi Pasien

FOLLOW US

  • Instagram
  • Facebook
© 2024 Ciputra Medical Center | All rights reserved.
TOP